Bojonegoro - Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Jatim mewaspadai kerawanan yang kemungkinan muncul dalam enam pilkada kabupaten dan kota pada 2012. Kapolda Jatim Irjen Pol Hadiatmoko di Bojonegoro, Kamis, mengatakan, sembilan kabupaten dan kota di Jatim yang menggelar pilkada tahun ini, semuanya bisa memunculkan kerawanan di bidang politik. Namun, lanjutnya, pihaknya sudah mengantisipasi muncul kerawanan di bidang politik, di sembilan daerah itu, di antaranya dengan memberikan pengawalan kepada semua peserta pilkada. "Pengawalan dilakukan selama berlangsungnya pilkada, mulai pendaftaran hingga calon melakukan kunjungan ke berbagai tempat, kecuali dalam masalah yang bersifat pribadi," ucapnya, sambil tersenyum. Menurut dia, pengamanan yang dilakukan polisi kepada calon peserta pilkada, menyangkut hanya masalah keamanan fisik, apabila mendapatkan ancaman bahaya dari luar. Karena itu, menurut dia, polisi yang bertugas mengawal peserta pilkada, sebelumnya mendapatkan pelatihan, menyangkut pengamanan calon peserta pilkada, tanpa harus ikut terpengaruh dalam bidang politik. Lainnya, lanjutnya, pihaknya juga menempatkan polisi di tempat pemungutan suara (TPS), termasuk mengamankan kotak surat suara, berikut isinya. "Kalau ditanya daerah mana yang paling rawan dalam pilkada, yang jelas semuanya kita anggap rawan," katanya, menjelaskan. (*).
Berita Terkait
Partai Golkar Bojonegoro Ganti Bakal Cawabup
30 Agustus 2012 22:41
KPU Bojonegoro Ubah Perbaikan Berkas 2 September
27 Agustus 2012 19:13
KPU Jatim Tidak Permasalahkan Gugatan Hukum Pilkada Bojonegoro
15 Agustus 2012 22:08
PDIP Bojonegoro Lapor Soal Rekomendasi Pilkada
12 Agustus 2012 21:58
KPU: PNS Bojonegoro Harus Netral Dalam Pilkada
11 Juni 2012 14:45
Data Pemilih Pilkada Bojonegoro Diserahkan 11 Juni
4 Juni 2012 17:38
Panwaslu Bojonegoro Toleransi Arak-Arakan Kendaraan
25 Oktober 2012 13:55
Pasangan Toto Gelar Kampanye Damai
24 Oktober 2012 14:54
