Bondowoso (ANTARA) - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso Taufan Restuanto mengingatkan para pelajar di daerahnya agar tidak terkecoh dengan ungkapan bahwa pendidikan tinggi, khususnya kuliah tidak memengaruhi kesuksesan seseorang.

"Banyak orang yang mengatakan kuliah bukan segalanya untuk kesuksesan. Mark Zuckerberg (Facebook), Bill Gates (Microsoft), Steve Jobs (Apple) dan Susi Pudjiastuti (mantan Menteri Kelautan) adalah orang-orang yang sukses, tanpa kuliah," katanya saat memberi sambutan pada kegiatan Edufair 2026 di Bondowoso, Jawa Timur, Senin.

Ia menegaskan bahwa pengambilan contoh orang-orang sukses, dengan hanya berbekal pendidikan seadanya itu, persentasenya sangat kecil. Pada kenyataannya, lebih banyak orang sukses dengan bekal pendidikan tinggi.

"Lebih banyak orang-orang yang sukses dengan mengenyam pendidikan tinggi (kuliah). Kita lihat, para pejabat, pemuka masyarakat, orang-orang penting di Indonesia, bahkan di kancah internasional, mereka adalah jebolan universitas," kata Taufan.

Karena itu, ujarnya, Pemerintah Kabupaten Bondowoso mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para guru Bimbingan Konseling (BK) yang tergabung dalam Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) SMA Bondowoso yang menyelenggarakan pameran pendidikan, dengan menghadirkan sejumlah perguruan tinggi negeri dan swasta dari Jawa Timur dan provinsi lain.

"Kegiatan ini akan membuka wawasan para siswa SMA di Bondowoso untuk memilih jurusan dan perguruan tinggi yang sesuai dengan harapan serta minat mereka. Selain itu, kegiatan ini juga akan semakin menguatkan motivasi kepada para siswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi," katanya.

Menurut dia, pameran pendidikan ini sejalan dengan program pemerintah untuk meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) Indonesia yang terus ditingkatkan, salah satu faktornya adalah semakin banyak anak Indonesia yang menuntaskan wajib belajar 9 tahun, kemudian dilanjutkan ke perguruan tinggi.

Pendidikan tinggi, katanya, menjadi jalan untuk mewujudkan generasi masa depan menyambut Indonesia Emas 20245.

Sementara itu, Kasubag Tata Usaha Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur wilayah Bondowoso dan Situbondo Mohammad Syarifudin yang mewakili Kacabdin Jatim di Bondowoso memberikan semangat kepada para siswa yang hadir dalam pameran itu untuk melanjutkan ke perguruan tinggi, sehingga semakin terbuka peluang karir yang baik.

"Dengan pendidikan yang tinggi akan membuka wawasan dan memperluas jaringan. Kami berterima kasih kepada para kepala sekolah SMA/SMK, para pengawas, dan guru yang tidak bosan memberi semangat kepada para siswa untuk menempuh pendidikan, hingga jenjang perguruan tinggi," katanya.

Ketua MGBK SMA Bondowoso Prasetyo menjelaskan Edufair ini diikuti 18 perguruan tinggi, terdiri atas empat PT negeri dan 14 PT swasta. Sebagian besar perguruan tinggi yang berpartisipasi menyediakan beasiswa untuk siswa dari Bondowoso, baik beasiswa dari yayasan maupun dari Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah yang merupakan program nasional dari pemerintah pusat.



Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026