KARKHAS

Seabad Sagarika

Seabad Sagarika

Terkini

Merawat nalar, menjaga masa depan

Suara tawa anak-anak di halaman sekolah selalu menjadi penanda bahwa harapan sebuah bangsa sedang bertumbuh. Namun, di balik riuh ...

Profesi guru: Dulu menolak, sekarang mencintai

Awalnya aku menolak. Lewat penolakan, kemudian tumbuh cinta. Dengan semua lika-liku indah yang telah aku lalui, membawaku ke arah ...

Bang Rudy dan jalanan yang mengajarkan arti kepedulian

Di balik hiruk-pikuk jalanan Jakarta, jutaan mitra ojek online setiap hari berkeliling mengantar penumpang, makanan, maupun ...

Seabad Sagarika

Pada Juli 1927, Pemerintah kolonial Hindia Belanda kelimpungan mendengar kabar ada seorang pujangga besar dunia akan berkunjung ...

Merawat hulu menyelamatkan hilir

Hujan yang turun beberapa jam seharusnya tidak lagi mampu melumpuhkan sebuah kota besar. Namun, perubahan iklim membuat pola ...

Kerja sama ANTARA-KUNA: Diplomasi nontradisional Indonesia-Kuwait

Kedutaan Besar (Kedubes) Kuwait di Jakarta menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi kerja sama pertukaran berita antara Lembaga ...

Pengalaman hidup adalah "sumur tanpa dasar" inspirasi menulis

Kuntiana yang sebelumnya tampak ceria, tiba-tiba menunduk, lalu mengusap matanya dengan ujung jilbab. Dia tidak mampu menjelaskan ...

Merajut sejahtera dari balai kota

Tidak semua kota memerangi kemiskinan dengan cara yang sama. Sebagian memilih memperbesar anggaran bantuan sosial, sebagian lain ...

Anak menagih perlindungan

Rumah semestinya menjadi ruang paling aman bagi seorang anak. Di sanalah mereka pertama kali belajar berjalan, berbicara, dan ...

Dari kota untuk negeri: pesan strategis Rakernas APEKSI

Tidak ada kota yang benar-benar berdiri sendiri. Jalan di satu daerah dapat memperlancar distribusi pangan ke daerah lain, ...

Tajuk Indeks

Opo Jarene Indeks