Madiun (ANTARA) - Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) bersama konsorsium yang terdiri dari Arsari Group dan Northstar Group resmi membentuk perusahaan patungan FiberCo sebagai platform serat optik digital independen untuk memperkuat tulang punggung digital Indonesia.
"Kolaborasi ini lahir dari visi jangka panjang untuk membangun infrastruktur digital yang tangguh dan siap menghadapi kebutuhan masa depan," ujar President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha dalam keterangannya di Madiun, Jawa Timur, Selasa.
Melalui kemitraan tersebut, lanjutnya, seluruh pihak menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat konektivitas nasional, menghadirkan layanan digital berstandar global, serta mendukung percepatan transformasi digital Indonesia secara berkelanjutan.
FiberCo dirancang sebagai entitas independen dengan model jaringan open-access, sehingga dapat dimanfaatkan oleh berbagai penyedia layanan telekomunikasi.
Model ini diharapkan mempercepat pemerataan akses digital dan meningkatkan kualitas layanan secara nasional.
Secara operasional, FiberCo akan mengelola jaringan serat optik lebih dari 86 ribu kilometer, mencakup backbone, kabel laut domestik, serta konektivitas ke menara telekomunikasi dan kawasan bisnis.
Dengan komposisi jaringan sekitar 45 persen di Pulau Jawa dan 55 persen di luar Jawa, tambahnya, platform ini memiliki peran strategis dalam mendorong konektivitas digital yang lebih merata.
Ia menambahkan, kemitraan ini dinilai strategis dalam mendukung transformasi digital nasional, termasuk pengembangan layanan berbasis kecerdasan buatan (AI) dan pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif.
Deputy CEO and COO Arsari Group Aryo P.S. Djojohadikusumo menyatakan inisiatif tersebut mencerminkan peran aktif sektor swasta dalam memperkuat infrastruktur digital nasional dan menjembatani kesenjangan konektivitas antarwilayah.
"Meskipun konektivitas telah menjadi kebutuhan esensial, kesenjangan antara wilayah perkotaan dan perdesaan masih menjadi tantangan. Partisipasi lintas pemangku kepentingan, termasuk sektor swasta, menjadi kunci untuk menjembatani kesenjangan tersebut," kata Aryo.
