Madura Raya (ANTARA) - Polres Sumenep, Jawa Timur terus berupaya membantu program swasembada dan ketahanan pangan yang dicanangkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto melalui program Pekarangan Pangan Lestari.
"Program Pekarangan Pangan Lestari ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan ketersediaan pangan sehat, dan mengoptimalkan potensi lahan yang ada di sekitar pekarangan dimana kita tinggal," kata Kapolres Sumenep AKBP Henri Noveri Santoso di sela-sela acara peluncuran program itu di Sumenep, Jawa Timur, Senin.
Program Pekarangan Pangan Lestari ini sebagai bentuk dukungan untuk menyukseskan program swasembada pangan Makan Bergizi Gratis.
Dengan pendekatan yang terintegrasi dan berkelanjutan, sambung dia, program ini juga bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan guna menghasilkan pangan yang berkualitas dan bergizi.
“Kami dari Polres Sumenep sangat mendukung program ini sebagai salah satu solusi dalam menjaga ketahanan pangan, khususnya di wilayah Sumenep. Selain itu, program ini juga sejalan dengan program Makan Bergizi Gratis yang tengah digalakkan oleh pemerintah,” ujarnya.
Program Pekarangan Pangan Lestari ini menitikberatkan pada pemberdayaan masyarakat dalam mengelola lahan pekarangan menjadi sumber pangan yang produktif.
Dengan adanya pendampingan dari pemerintah dan instansi terkait, diharapkan masyarakat dapat lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan mereka secara berkelanjutan.
Dengan diluncurkannya program ini, diharapkan masyarakat Sumenep dapat lebih sadar akan pentingnya ketahanan pangan dan pola makan sehat.
Program ini juga dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam mengembangkan sistem pertanian yang berbasis komunitas dan berorientasi pada keberlanjutan.
Kapolres Sumenep berharap agar program pekarangan pangan lestari tidak hanya menjadi proyek jangka pendek, tetapi dapat terus dikembangkan dan diperluas cakupannya.
“Kami berharap program ini terus berlanjut dan semakin banyak masyarakat yang terlibat, sehingga kita bisa menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan sejahtera,” katanya.