Pemkot Kenalkan 'City Branding' Kota Karismatik Madiun

id Kota Karismatik Madiun,kota madiun,pemkot madiun,Madiun Nyaman dan Damai,slogan kota madiun,simbol kota madiun,city branding

Pemkot Kenalkan 'City Branding' Kota Karismatik Madiun

Konsultan 'City Branding' Kota Madiun dari Universitas Brawijaya Malang, Aji Prasetyo saaat memapaarkan City Branding Kota Karismatik Madiun di Gedung Asrama Haji Kota Madiun, Kamis (18/1). (Diskominfo Kota Madiun)

"Karenanya, melalui city branding Kota Karismatik Madiun ini, kita ingin menjual Kota Madiun dan seluruh isinya agar dicintai dan terkenal sampai ke tingkat internasional,"

Madiun (Antaranews Jatim) - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur mengenalkan 'city branding' atau slogan kota yang berjuluk 'Kota Karismatik Madiun' untuk menjadi ciri khas terbarunya.

Konsultan 'City Branding' Kota Madiun dari Universitas Brawijaya Malang, Aji Prasetyo mengatakan, slogan Kota Karismatik Madiun memiliki lambang atau simbol yang tercipta dari unsur-unsur yang dinilai memiliki arti emosional dengan sejarah berdirinya Kota Madiun. 

"Di antaranya adalah unsur mata harimau, tanduk banteng, gerakan pencak silat, serta warna oranye, merah, hijau, dan hitam yang kesemuanya jika digabung melambangkan keberanian, kepercayaan diri, semangat, dan karismatik," ujar Aji di Madiun, baru-baru ini.

Ia menjelaskan, logo dan slogan yang dihadirkannya dengan ikon-ikon tersebut karena terinspirasi dari kegagahberanian Sentot Prawirodirjo, salah satu panglima perang dari pasukan Pangeran Diponegoro saat melawan penjajah Belanda. Tokoh tersebut dinilai gigih dan mampu memukul prajurit VOC saat itu.

Sentot Prawirodirjo ini merupakan pahlawan asal Madiun yang jarang disebut berasal dari daerah Madiun. Dialah 'harimau' asal Madiun yang jadi inspirasi logo Kota Karismatik Madiun.

Hal itu diangkat agar generasi penerus tahu, ada pahlawan dari wilayah Madiun dan dapat mengubah citra yang selama ini negatif untuk Madiun karena selalu dikaitkan dengan kejadian pemberontakan PKI tahun 1948.

"City branding ini mengajak kita untuk terus berbenah, memperbaiki diri, dan menunjukkan, iniah orang Madiun yang berkarismatik," katanya yang juga warga asli Kota Madiun. 

Menjual Tingkat Internasional

Wali Kota Madiun Sugeng Rismiyanto menyatakan branding merupakan suatu kewajiban dan keharusan bagi sesuatu hal agar lebih dikenal dan dicintai khalayak umum.

Karenanya, melalui city branding Kota Karismatik Madiun ini, kita ingin menjual Kota Madiun dan seluruh isinya agar dicintai dan terkenal sampai ke tingkat internasional," ungkap Wali Kota Sugeng.

Pihaknya ingin, agar masyarakat langsung mengenali Kota Madiun saat melihat simbol dan slogan Kota Karismatik Madiun.

"Orang kalau lihat gambar cawang pasti langsung tahu jika itu produk Nike. Kita nanti juga ingin saat orang melihat gambar mata harimau akan langsung tahu jika itu branding Kota Madiun," kata dia.

Guna mengenalkan slogan dan simbol baru kotanya tersebut, pihaknya akan intensif menggelar kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk sosalisasi.

"Kita akan menggelar banyak 'event' yang bisa menujukkan Kota Karismatik Madiun. Termasuk semua program dan giat-giat Pemkot Madiun juga sebagai ajang sosialisasi agar slogan dan simbol Kota Karismatik Madiun dikenal dan diterima masyarakat," katanya. 

Selain mengenalkan slogan dan simbol city branding, Pemkot Madiun juga mengenalkan "Theme Song" 100 tahun Kota Madiun yang berjudul 'Madiun Nyaman dan Damai'. Lagu itu diciptakan oleh Wido Setyasmoro dan dinyanyikan oleh Daniel 'Gemintang Kirana' yang merupakan penyanyi lokal asli Kota Madiun. (*) 

Pewarta :
Editor: Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar