Malang Raya (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Malang Kota akan mendirikan pos pelayanan (posyan) dan pos pengamanan (pospam) di empat titik rawan kemacetan saat berlangsungnya momen arus mudik Lebaran 2026.

"Kami menyiapkan tiga pos pengamanan di sekitar Jembatan Universitas Brawijaya (UB), Exit Tol Madyopuro, dan Alun-Alun Merdeka. Sedangkan, Posyan ada di stasiun (Malang Kota Baru)," kata Kepala Polresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana ditemui seusai rapat koordinasi lintas sektoral di Mapolresta Kota Malang, Jawa Timur, Senin.

Data kepolisian setempat menyatakan bahwa empat titik tersebut merupakan kawasan dengan tingkat mobilisasi masyarakat yang tinggi.

Misalnya, Jembatan UB dipilih untuk pendirian pospam karena di lokasi tersebut masuk kategori rawan macet. Jalur tersebut merupakan akses menuju destinasi pariwisata yang ada di Kota Batu, Jawa Timur.

Lalu, pospam di Exit Tol Madyopuro merupakan jalan utama yang mengarah ke Kabupaten Malang bagian selatan.

Sedangkan, untuk Alun-Alun Merdeka termasuk kawasan strategi yang di dalamnya mencakup pusat perbelanjaan, perbankan, tempat ibadah, dan destinasi pariwisata.

Selanjutnya, posyan yang didirikan di kawasan Stasiun Malang Kota Baru difokuskan memantau arus mudik moda transportasi kereta api.

Selain itu, Polresta Malang Kota juga menyiapkan pos pantau di beberapa titik berbeda, yakni Pos Pantau Graha Kencana, Pos Pantau Gedung Malang Creative Center (MCC), Pos Pantau Landung Sari, Pos Pantau Kacuk Barat, Pos Pantau Jembatan Kedungkandang, dan Pos Pantau 12-0.

Kelima pos pantau, yakni Pos Pantau Graha Kencana, Pos Pantau Gedung Malang Creative Center (MCC), Pos Pantau Landung Sari, Pos Pantau Kacuk Barat, Pos Pantau Jembatan Kedungkandang akan me-monitoring perkembangan arus lalu lintas, baik yang masuk ke Kota Malang dari arah Kota Batu dan Kabupaten Malang maupun sebaliknya.

Informasi dari pos pantau tersebut akan dikirimkan ke Pos Pantau 12-0. Apabila ada kemacetan, maka personel satuan lalu lintas yang bersiaga di titik tersebut melakukan pengaturan arus lalu lintas ke titik macet.

Ketika volume kepadatan di jalur yang macet mengalami peningkatan, tim urai di wilayah terdekat akan turun membantu.

Putu menyampaikan bahwa skema antisipasi kemacetan tidak hanya berlaku saat arus mudik, namun mencakup arus balik dan momen libur Hari Raya Idul Fitri.

"Memang sirkulasi di Malang Raya ini luar biasa dengan Kota Batu sebagai ikon tempat wisata yang akan banyak dikunjungi silih berganti oleh masyarakat," tuturnya.



Pewarta: Ananto Pradana
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026