Kalau di timnas bisa jadi yang terbaik mengapa pada PON tidak

Surabaya (ANTARA) - Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman meminta Jawa Timur meningkatkan prestasi pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON), saat mengukuhkan kepengurusan KONI Jawa Timur periode 2025-2029 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa.

“Saya rasa dengan dominasi atlet Jatim pada timnas harus jadi bahan evaluasi. Kalau di timnas bisa jadi yang terbaik mengapa pada PON tidak bisa jadi yang terbaik,” kata Marciano saat pengukuhan pengurus KONI Jatim di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa.

Ia meyakini prestasi Jawa Timur dapat meningkat karena didukung sumber daya manusia yang kuat serta penerapan sport science, sehingga tinggal menyusun dan mengeksekusi program pembinaan secara tepat sasaran.

Meskipun demikian, Marciano menyampaikan apresiasi atas kontribusi atlet Jawa Timur bagi Indonesia pada SEA Games 2025 Thailand, dengan raihan 34 medali emas, 35 perak, dan 35 perunggu.

Selain itu, ia mengingatkan jajaran pengurus baru untuk menjaga soliditas internal serta memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan.

“KONI tidak akan mampu melaksanakan tugasnya sendiri. Oleh karenanya, seluruh pemangku kepentingan saya harapkan dukungan penuh kolaborasi sinergisitas dari semua pihak,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KONI Jawa Timur Muhammad Nabil menegaskan pentingnya sinergi antara KONI pusat, KONI provinsi, KONI kabupaten/kota, serta pemerintah pusat dan daerah dalam membangun prestasi olahraga.

Nabil menyatakan KONI Jatim siap bersinergi penuh dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebagai bentuk tanggung jawab moral membawa nama baik daerah melalui prestasi olahraga.

“Untuk itu, KONI Jatim adalah orangnya Gubernur. Artinya, harus selalu bekerjasama dan bersinergi. Kami punya tanggung jawab moral untuk membawa nama baik Jatim melalui olahraga,” ucapnya.



Pewarta: Naufal Ammar Imaduddin
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026