Kediri (ANTARA) - Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, melakukan kajian komperehensif untuk merencanakan menjadi tuan rumah dalam ajang olahraga tingkat provinsi yang bergensi yakni Porprov Jatim 2029.

“Porprov merupakan salah satu kegiatan bergengsi yang mampu menghimpun ribuan atlet, official, dan pengunjung. Multiplier effect-nya pasti besar. Namun semua harus dipersiapkan dan direncanakan dengan sebaik-baiknya, khususnya infrastruktur dan fasilitas olahraga,” kata Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati dalam keterangannya di Kediri, Sabtu.

Ia mengatakan untuk menjadi tuan rumah Porprov Jatim tersebut membutuhkan persiapan yang matang.

Pemerintah Kota Kediri harus memastikan kesiapan infrastruktur yang memenuhi standar, aksesibilitas transportasi yang memadai, akomodasi yang layak, sistem pelayanan publik yang profesional dan responsif, serta kemampuan anggaran yang mendukung.

Dirinya juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas olahraga, dan masyarakat.

Menurutnya, sinergi yang kuat akan menciptakan pengalaman yang berkesan bagi atlet, keluarga, official, maupun wisatawan yang hadir.

Ketua KONI Kota Kediri Eko Agus Koko menilai ada peluang yang terbuka bagi Kota Kediri untuk mengembangkan olahraga termasuk mengkaji menjadi tuan rumah Porprov Jatim 2029.

"Kami melihat ini peluang yang sangat baik untuk Kota Kediri, oleh karena itu kami siapkan beberapa data untuk mengkaji ini sejak sekarang," kata Koko.

Pihaknya telah mengadakan pertemuan dengan Wali Kota Kediri. Terdapat tiga materi utama yang dibahas dalam FGD Sport Tourism KONI Kota Kediri yakni grafik prestasi olahraga Kota Kediri, analisis dampak perekonomian tuan rumah Porprov Jatim, dan kondisi venue olahraga.

Dijelaskan bahwa perkembangan prestasi olahraga terus tumbuh mulai dari Porprov Jatim ke-I hingga ke-IX. Selama 18 tahun penyelenggaraan Porprov Jatim, Kota Kediri selalu menempati peringkat ke-2 sampai dengan ke-5. Selain itu, Kediri juga pernah menjadi tuan rumah ajang Porprov Jatim.

Bendahara KONI Kota Kediri Merza Yona Franky menambahkan tentang proyeksi putaran ekonomi apabila Kota Kediri menjadi tuan rumah Porprov Jatim 2029 juga bisa positif.

"Dari dua indikator belanja langsung dan multiplier effect, KONI Kota Kediri memperkirakan akan terjadi putaran ekonomi sekitar Rp146 miliar dengan asumsi 8.850 atlet dan pelatih yang singgah di Kota Kediri selama pelaksanaan Porprov Jatim 2029," kata dia.



Pewarta: Asmaul Chusna
Editor : Vicki Febrianto

COPYRIGHT © ANTARA 2026