Lamongan (ANTARA) - Pelatih Persela Lamongan Bima Sakti menegaskan optimisme timnya jelang menjamu pemuncak klasemen Barito Putra pada lanjutan Pegadaian Championship 2025–2026 di Stadion Surajaya Lamongan, Minggu (11/1) sore.
“Meski mereka pemimpin klasemen, saya pikir tidak ada tim yang tidak bisa dikalahkan. Semua tim bisa dikalahkan dan saya yakin dengan pemain saya,” ujarnya dalam jumpa pers sebelum pertandingan di Lamongan, Jawa Timur, Sabtu.
Ia memastikan seluruh pemain Persela dalam kondisi siap tampil dan telah mempelajari kekuatan Barito Putra yang tampil konsisten sepanjang kompetisi. Persiapan dilakukan dengan memaksimalkan latihan serta evaluasi pertandingan sebelumnya.
Kemenangan 1-0 atas Persiba Balikpapan pada laga kandang sebelumnya disebut Bima Sakti menjadi modal penting bagi Laskar Joko Tingkir.
Menurutnya, disiplin permainan baik secara individu maupun tim menjadi kunci yang harus kembali ditunjukkan saat menghadapi Barito.
“Kami sudah antisipasi kelebihan dan kekurangan mereka. Disiplin permainan seperti laga sebelumnya harus kami ulangi,” katanya.
Persela juga telah menyiapkan skema pengganti untuk Yoga yang absen akibat kartu merah. Selain itu, Bima Sakti menyebut komunikasi dengan asisten pelatih Ragil Sudirman turut menjadi bahan evaluasi teknis timnya.
Sementara terkait bursa transfer, Bima Sakti mengungkapkan pihaknya masih melakukan seleksi terhadap sejumlah pemain, termasuk dari Liga 1 dan Liga 2, dengan pertimbangan kesiapan fisik dan kebutuhan tim hingga fase lanjutan kompetisi.
“Kami tidak ingin gegabah karena pemain baru nanti dipersiapkan untuk jangka panjang,” katanya.
Secara statistik, Barito Putra saat ini memimpin klasemen sementara Grup B dengan koleksi 34 poin dari 14 pertandingan, hasil 11 kemenangan, satu imbang, dan dua kekalahan. Persela Lamongan berada di posisi kelima dengan 24 poin dari jumlah laga yang sama.
Dalam catatan pertemuan terakhir kedua tim di kompetisi Liga 2 pada 18 Oktober lalu, Persela mampu mencuri kemenangan 1-0 di kandang Barito Putra, yang menjadi modal kepercayaan diri tersendiri bagi tuan rumah.
