langkah penting dalam memperkuat kedaulatan digital Indonesia
Surabaya (ANTARA) - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menilai platform kecerdasan artifisial Sahabat-AI dari Indosat menjadi langkah strategis dalam memperkuat kedaulatan digital sekaligus memperluas akses pemanfaatan teknologi bagi masyarakat Indonesia.
“Kehadiran Sahabat-AI merupakan bagian dari upaya memastikan transformasi digital dapat dinikmati secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat serta langkah penting dalam memperkuat kedaulatan digital Indonesia,” kata Meutya dalam keterangannya yang diterima di Surabaya, Selasa.
Ia menjelaskan pengembangan teknologi berbasis bahasa dan budaya lokal menjadi kunci untuk menghadirkan AI yang lebih relevan dan mudah diakses oleh masyarakat di berbagai daerah.
Menurut dia, pendekatan tersebut mampu menekan kesenjangan digital yang selama ini masih terjadi akibat perbedaan bahasa dan latar belakang budaya.
“Teknologi harus membuka akses bagi siapa pun, di mana pun, tanpa terhalang perbedaan bahasa maupun budaya,” ucapnya.
Selain itu, pemerintah juga menekankan pentingnya pemanfaatan AI sebagai alat pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar inovasi teknologi semata.
Lebih lanjut, ia menambahkan Sahabat-AI diharapkan mampu menjadi sarana bagi pelajar, kreator, hingga pelaku usaha untuk meningkatkan produktivitas melalui berbagai fitur terintegrasi.
“Saya mendorong seluruh lapisan masyarakat menggunakan Sahabat-AI dan menjadi bagian dari perkembangan AI dalam negeri,” tuturnya.
Sementara itu, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha menyatakan platform tersebut dirancang untuk memberikan manfaat luas bagi masyarakat Indonesia.
“Sahabat-AI kami hadirkan bukan untuk Indosat, tetapi untuk Indonesia,” katanya.
Ia menjelaskan keterbukaan akses menjadi prinsip utama dalam pengembangan platform agar dapat dimanfaatkan oleh berbagai kalangan, mulai dari individu hingga institusi publik.
Menurut dia, pendekatan tersebut membuka peluang bagi terciptanya inovasi baru di berbagai sektor, termasuk pendidikan, industri kreatif, dan layanan publik.
Selain itu, kata Vikram, dengan dukungan infrastruktur teknologi yang mumpuni, Indosat optimistis platform tersebut mampu menghadirkan pengalaman penggunaan AI yang cepat dan efisien.
Ia menambahkan pengembangan Sahabat-AI juga memperhatikan aspek keamanan melalui penerapan sistem pengaman berlapis yang selaras dengan norma sosial dan budaya di Indonesia.
“Platform ini dibangun di atas keyakinan kami bahwa teknologi harus membawa manfaat bagi semua orang,” tuturnya.
Pewarta: Naufal Ammar ImaduddinUploader : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026