Situbondo (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur mengajak ratusan buruh dari berbagai serikat buruh daerah itu untuk berdialog pada momentum peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Pendopo Kabupaten setempat, Jumat.

Ada sekitar 500 orang buruh yang hadir dalam dialog interaktif itu masing-masing berasal dari Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI), Konsentrasi Buruh Kerakyatan Indonesia (KBKI), Serikat Buruh Indonesia (SBI), Serikat Pekerja Perkebunan Unit Nasional (SPBUN) di tiga pabrik gula (PG) di Situbondo.

"Selamat Hari Buruh 2026, dalam forum ini teman-teman bisa menyampaikan langsung kepada kami, persoalan apapun silakan ditanyakan kepada kami," kata Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo mengawali sambutannya dalam dialog interaktif antara pemerintah daerah, perwakilan perusahaan, pekerja dan serikat pekerja di Pendopo Kabupaten Situbondo.

Kepada ratusan buruh perusahaan di wilayah Situbondo itu, dia juga meminta para buruh menyampaikan aspirasinya pada momen peringatan Hari Buruh 2026 (May Day), termasuk Upah Minimum Kabupaten atau UMK.

Dalam kesempatan itu, Bupati Rio menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan memfasilitasi untuk mengusulkan kembali UMK Kabupaten Situbondo ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

"Tahun lalu pengusulan UMK ke Pemprov Jawa Timur sesuai hasil rembuk dengan teman-teman serikat sudah kami sampaikan Rp2.450.000, akan tetapi Pemprov punya parameter lain dan ditetapkan Rp2.300.000," kata Rio.

Dalam dialog interaktif peringatan Hari Buruh Internasional 2026 itu, dihadiri Forkopimda setempat, Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, perwakilan Kejaksaan Negeri Situbondo, dan perwakilan Kodim 0823/ Situbondo, dan beberapa pemangku kepentingan lainnya.

Dari pantauan, Pemkab Situbondo melalui Dinas Ketenagakerjaan juga memberikan paket sembako kepada ratusan buruh dari berbagai serikat itu.



Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026