Pemkot Surabaya terapkan strategi tarik wisatawan dengan HJKS
- 8 jam lalu
Tim riset Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Syahrin Haifa memperlihatkan bahan bakar alternatif berbasis kelapa sawit bensin biogasolin sawit ITS (Benwit) di Gedung Pusat Riset ITS, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (7/4/2026). Inovasi bensin biogasolin sawit ITS (Benwit) tersebut dikembangkan melalui modifikasi crude palm oil (CPO) dan Refined, Bleached and Deodorized Palm Oil (RBDPO) dengan metode perengkahan katalitik (catalytic cracking) sebagai salah satu solusi energi alternatif yang mendukung kemandirian energi nasional. ANTARA Jatim/Moch Asim.
Tim riset Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Evan Yudha (kiri), Syahrin Haifa (tengah) dan Ararya Pandya Arjana (kanan) beraktivitas di dekat reaktor untuk proses pembuatan bahan bakar alternatif berbasis kelapa sawit menjadi bensin biogasolin sawit ITS (Benwit) di Gedung Pusat Riset ITS, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (7/4/2026). Inovasi bensin biogasolin sawit ITS (Benwit) tersebut dikembangkan melalui modifikasi crude palm oil (CPO) dan Refined, Bleached and Deodorized Palm Oil (RBDPO) dengan metode perengkahan katalitik (catalytic cracking) sebagai salah satu solusi energi alternatif guna mendukung kemandirian energi nasional. ANTARA Jatim/Moch Asim.
Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Bambang Pramujati (kedua kiri) didampingi tim riset Benwit menyalakan motor yang diisi bahan bakar alternatif bensin biogasolin sawit ITS (Benwit) saat uji coba di Gedung Pusat Riset ITS, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (7/4/2026). Inovasi bensin biogasolin sawit ITS (Benwit) tersebut dikembangkan melalui modifikasi crude palm oil (CPO) dan Refined, Bleached and Deodorized Palm Oil (RBDPO) dengan metode perengkahan katalitik (catalytic cracking) sebagai salah satu solusi energi alternatif guna mendukung kemandirian energi nasional. ANTARA Jatim/Moch Asim.