diharapkan siswa-siswi dapat memiliki wadah untuk mengekspresikan kreativitas mereka
Surabaya (ANTARA) - Elyon Christian School menggelar pameran kreativitas siswa bertajuk LENTARIUM 2026 sebagai wadah bagi pelajar untuk menampilkan karya dan kreativitasnya sekaligus berinteraksi dengan masyarakat serta komunitas kreatif di Surabaya.
Ketua Acara LENTARIUM 2026 Marcellino Leopatria mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk mendorong siswa lebih percaya diri dalam mempresentasikan hasil karya mereka kepada publik.
"Melalui acara ini diharapkan siswa-siswi dapat memiliki wadah untuk mengekspresikan kreativitas mereka. Sekaligus, belajar mengapresiasi karya seni teman-teman sebayanya," kata Marcellino di Surabaya, Jumat.
Ia menjelaskan, LENTARIUM 2026 menghadirkan berbagai kegiatan yang terbuka untuk umum bagi peserta berusia 10 tahun ke atas dengan tema berbeda setiap harinya.
Pengunjung, kata dia, tidak hanya dapat menikmati beragam karya yang dipamerkan, tetapi juga berkesempatan menyaksikan para siswa menampilkan dan mempresentasikan hasil karya mereka secara langsung.
Menurut dia, penyelenggaraan tahun ini menjadi pameran perdana Elyon di ruang publik berskala besar yang dapat diakses masyarakat Surabaya selama 12 jam setiap hari.
Langkah tersebut, lanjutnya, dilakukan setelah melihat respons positif dan antusiasme keluarga besar Elyon terhadap penyelenggaraan LENTARIUM pada tahun-tahun sebelumnya.
Marcellino mengatakan kegiatan itu tidak hanya menjadi ajang pameran karya, tetapi juga sarana pembelajaran bagi siswa untuk menerima kritik, masukan, dan apresiasi dari masyarakat maupun pelaku industri kreatif.
"Kami berharap siswa dapat semakin terbuka terhadap kritik dan apresiasi dari komunitas kreatif di Surabaya sehingga mampu terus mengembangkan potensi yang mereka miliki," ucapnya.
LENTARIUM 2026 menampilkan beragam karya dan pertunjukan hasil proses pembelajaran siswa, sekaligus menjadi upaya sekolah dalam mendukung pengembangan kreativitas, karakter, dan kepercayaan diri peserta didik melalui seni dan inovasi.
Pewarta: Naufal Ammar ImaduddinEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.