Surabaya (ANTARA) - Pemerintah Kota Surabaya melibatkan 12 ribu agen pendamping guna menjalankan program Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital yang digagas Pemerintah Pusat.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kota Surabaya Eddy Christijanto di Kota Surabaya, Jumat, mengatakan Pemkot Surabaya telah menunjuk lebih dari 12 ribu agen pendamping yang terdiri atas ASN Pendamping Kampung Pancasila, Ketua RT, Ketua RW, Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), hingga Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).
"Pemerintah Kota Surabaya sudah menunjuk lebih dari 12.000 agen. Jadi, mereka juga kita libatkan di dalam rangka menjadi agen," katanya.
Ia mengatakan Pemerintah Kota Surabaya telah memperkuat infrastruktur digital hingga tingkat RW dan menyiapkan ribuan agen pendamping bagi masyarakat.
Selain itu, jaringan internet kini telah tersedia di hampir seluruh RW di Surabaya, termasuk di kantor kelurahan yang nantinya dimanfaatkan oleh para agen Perlinsos Digital dalam membantu masyarakat mengakses layanan.
"Insya Allah di setiap RW sudah ada jaringan internet, termasuk di kantor-kantor kelurahan, karena nanti agen itu selain menggunakan peralatan pribadi, juga akan memanfaatkan fasilitas umum yang ada di Kota Surabaya," ujarnya.
Selain menyiapkan infrastruktur, Eddy menuturkan keberadaan agen pendamping diperlukan, karena masih banyak warga yang memiliki keterbatasan literasi digital, terutama kelompok lanjut usia yang tidak memiliki perangkat telepon seluler.
"Jadi, banyak yang sepuh-sepuh (lanjut usia) itu tidak punya perangkat telepon selular," katanya.
Dinkominfo, kata dia, berkolaborasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya untuk memastikan kesiapan sarana, prasarana, dan sumber daya pendukung.
Ia menjelaskan warga yang telah memiliki IKD dapat melakukan pendaftaran Perlinsos Digital secara mandiri. Sementara bagi warga yang belum memiliki perangkat elektronik atau kesulitan mengakses layanan digital, pendaftaran dapat dibantu oleh agen pendamping yang telah disiapkan Pemkot Surabaya.
"Makanya kami bersama Dinas Sosial, Dispendukcapil, terus koordinasi mengintegrasikan prasarana yang dibutuhkan, termasuk sumber daya yang diperlukan dalam rangka menyelesaikan ini," kata dia.
Pewarta: Indra SetiawanEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.