Madiun (ANTARA) - Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi melakukan inspeksi mendadak atau sidak ke pembangunan jembatan di Desa Klumutan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur guna memastikan proyek miliaran rupiah tersebut berjalan tanpa masalah.
"Proyek jembatan ini vital sekali, karena sebagai penghubung. Untuk itu, supaya diperhatikan progresnya agar pengerjaan jembatan bisa selesai tepat waktu supaya bisa dimanfaatkan warga Desa Klumutan," ujar dia di Madiun, Senin.
Dia menjelaskan jembatan itu cukup vital karena menghubungkan warga dari enam dusun desa setempat.
Oleh karena itu, pihaknya meminta agar progres pengerjaan bisa sesuai dengan perencanaan.
Nilai proyek Jembatan Klumutan, di Kecamatan Saradan tersebut menelan anggaran Rp10,6 miliar dari APBD Pemkab Madiun tahun 2025.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Madiun Gunawi menjelaskan sisi barat dan timur Jembatan Klumutan segera dilakukan pengeboran bagian fondasi.
"Sesuai rencana, jembatan akan membentang panjang 24 meter, lebar 7 meter. Bagian penyangga jembatan yang berada di tengah bangunan lama sudah tidak dipakai lagi," kata dia.
Pihaknya mengaku pengerjaan sebelumnya agak molor karena ada sedikit kendala di lahan, namun sudah bisa diselesaikan. Hambatan itu di antaranya proses pemindahan tiang listrik yang harus dikoordinasikan dengan pihak PLN.
Pihaknya juga meminta agar pengguna anggaran maupun pejabat pelaksana teknis kegiatan gencar melakukan evaluasi di setiap pekerjaan sehingga perkembangannya terpantau.
Dalam kegiatan sidak tersebut Wabup Purnomo Hadi didampingi jajaran, di antaranya Kepala Baperinda Kurnia Aminullah, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Madiun Gunawi, beberapa OPD terkait serta Kades Klumutan Agus Proklamanto.
