Kajari Kota Madiun Dede Sutisna mengatakan pasar murah tersebut digelar dalam rangka peringatan ke-64 Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) dan peringatan ke-XXIV HUT Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah Kota Madiun.
"Pasar murah ini merupakan perintah dari Kejaksaan Agung, jadi kegiatan ini dilaksanakan serentak se-Indonesia," ujar Dede di Madiun, Kamis.
Menurut dia, dalam pasar murah tersebut kejaksaan memberikan subsidi per paket senilai Rp25 ribu. Tujuannya, untuk membantu masyarakat mencukupi kebutuhan pangan.
"Ada sebanyak 250 paket sembako murah yang disediakan. Harapannya bisa meringankan warga sekitar kantor Kejari Kota Madiun," katanya.
Sesuai data, masing-masing paket sembako murah tersebut terdiri dari beras kemasan 5 kilogram dan minyak goreng 1 liter. Per paket dibanderol dengan harga Rp55 ribu.
Selain menggelar pasar murah, Kejari Kota Madiun juga mengadakan berbagai kegiatan untuk memperingati HBA tahun ini. Seperti, bakti sosial (baksos) donor darah, menggelar pertandingan bulutangkis, tenis meja, dan catur, serta lomba karawitan anta-bidang.
"Harapan kami di HAB ke-64 ini, kejaksaan tetap dipercaya sebagai institusi penegak hukum nomor satu," katanya.
Salah satu warga setempat yang ikut kegiatan pasar murah, Istatik mengaku sangat terbantu dengan kegiatan pangan murah tersebut.
"Harganya lebih murah dari pasar. Jadi lebih terjangkau untuk masyarakat menengah ke bawah," kata warga Kelurahan Madiun Lor tersebut.
Pewarta: Louis Rika StevaniEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.