"Rencana Wali Kota Surabaya menyambut rombongan Timnas Indonesia sebelum melakukan pertandingan melawan Timnas Palestina itu sesuai dengan adat ketimuran yakni menjamu tamu dengan baik," kata anggota Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Kota Surabaya Arif Fathoni di Surabaya, Jumat.
Apalagi, lanjut dia, Timnas Indonesia akan bertanding melawan Timnas Palestina di stadion kebanggaan Arek Suroboyo yakni Gelora Bung Tomo (GBT).
Sudah barang tentu, lanjut dia, sebagai wali kota ingin menumbuhkan antusiasme publik Surabaya untuk hadir dan menonton langsung para pemain Timnas berlaga di stadion.
Menurut dia, ada banyak kota di Indonesia, namun Surabaya dipercaya oleh PSSI untuk menggelar salah satu pertandingan kalender resmi FIFA. Tentunya hal itu menjadi sebuah kehormatan bagi Surabaya.
Makanya, kata dia, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berinisiatif memberikan penghormatan dengan mengajak partisipasi masyarakat dengan menggelar konvoi agar para pemain Garuda mendapatkan energi semangat perjuangan dari arek-arek Suroboyo sebelum pertandingan dimulai.
"Sehingga para pemain garuda kita memiliki semangat juang tinggi memenangkan pertandingan sehingga peringkat FIFA kita naik," ujar Toni panggilan akrabnya.
Ketika disinggung mengenai pro dan kontra oleh warganet, Toni mengatakan dalam iklim kebebasan seperti saat ini wajar ada perbedaan pendapat, apalagi semua orang bebas mengutarakan pikirannya melalui tulisan di media sosial.
"Namun di atas ilmu itu ada adab. Apa yang dilakukan Mas Eri itu hanya ingin menunjukkan adab yang baik sebagai tuan rumah, tidak ada urusan dengan politik apalagi pencitraan," katanya.
Wali Kota Eri Cahyadi sebelumnya menyebut, kelompok suporter Surabaya selalu menjalankan tradisi pengawalan dan penyambutan pada kedatangan tamu-tamu klub penting.
Hal ini tampak pada berbagai momen, seperti ketika suporter Surabaya mengawal dan menyambut kehadiran tim Persija Jakarta, Persis Solo, dan sebagainya.
"Jadi ini konvoi pengawalan karena penghormatan yang diberikan kepada Timnas Indonesia," ujar Toni yang juga Ketua DPD Partai Golkar Surabaya.
Pewarta: Abdul HakimEditor : A Malik Ibrahim
COPYRIGHT © ANTARA 2026