Pergantian kepemimpinan ini menunjukkan respons pemerintah terhadap berbagai masukan dan aspirasi masyarakat terkait pelaksanaan program MBG. Ini menjadi bagian dari upaya penyempurnaan sistem agar program dapat berjalan lebih baik.

Surabaya (ANTARA) - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur Cahyo Harjo Prakoso menilai pergantian pimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN) merupakan langkah penyempurnaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar semakin efektif, terukur, dan memberikan manfaat maksimal.

"Pergantian kepemimpinan ini menunjukkan respons pemerintah terhadap berbagai masukan dan aspirasi masyarakat terkait pelaksanaan program MBG. Ini menjadi bagian dari upaya penyempurnaan sistem agar program dapat berjalan lebih baik," kata Cahyo di Surabaya, Rabu.

Menurut Ketua DPC Partai Gerindra Kota Surabaya tersebut, langkah yang diambil Presiden Prabowo Subianto mencerminkan komitmen pemerintah untuk memastikan salah satu program prioritas nasional itu berjalan sesuai tujuan, khususnya dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia.

Ia mengapresiasi langkah evaluasi yang dilakukan pemerintah pusat dan menilai kebijakan tersebut menunjukkan keseriusan dalam menjaga kualitas pelaksanaan program yang mendapat perhatian besar dari masyarakat.

"Program Makan Bergizi Gratis merupakan program strategis yang diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Karena itu, penyempurnaan tata kelola menjadi hal yang penting," ujarnya.

Sebagai anggota Komisi E DPRD Jawa Timur yang membidangi kesejahteraan rakyat, Cahyo menyatakan siap mendukung berbagai langkah perbaikan yang dilakukan pemerintah pusat maupun jajaran pimpinan BGN yang baru.

Ia juga mendorong penguatan sinergi antara pemerintah pusat, BGN, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan guna menjaga kualitas dan keberlanjutan program tersebut.

Cahyo menegaskan MBG merupakan investasi jangka panjang pemerintah dalam membangun generasi yang sehat dan berkualitas.

"Program ini adalah bentuk kehadiran negara dalam memenuhi kebutuhan gizi anak-anak Indonesia sekaligus menyiapkan kekuatan bangsa di masa depan," tuturnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang baru menggantikan Dadan Hindayana. 

Presiden juga mengangkat Agustina Arumsari dan Mayor Jenderal TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN menggantikan Lodewijk Pusung dan Sony Sonjaya.



Pewarta: Faizal Falakki
Editor : A Malik Ibrahim
COPYRIGHT © ANTARA 2026