Malang (ANTARA) - Masjid Raden Patah Universitas Brawijaya (UB) melaksanakan penyembelihan hewan kurban dengan konsep holistik yang melibatkan mahasiswa asing dan mengusung pengelolaan kurban berbasis higienis, saintifik, dan syar’i.
Wakil Takmir Masjid Raden Patah UB, Ratno Bagus Edy Wibowo, mengatakan program kurban holistik tidak hanya dimaknai sebagai ibadah tahunan, tetapi juga gerakan yang diharapkan memiliki dampak lebih luas.
“Kami mendesain program holistik ini agar memiliki dampak secara global sebagai implementasi ajaran Nabi Ibrahim dan Nabi Muhammad secara berkelanjutan,” ujar Ratno dalam keterangan yang diterima di Kota Malang, Sabtu.
Ia menambahkan, program tersebut dirancang untuk membuka ruang kolaborasi lintas negara dalam pengelolaan dan distribusi hasil kurban di masa mendatang.
“Harapannya ke depan daging kurban dapat diolah menjadi produk yang lebih tahan lama sehingga jangkauan distribusinya lebih luas,” katanya.
Pelaksanaan kurban tahun ini juga melibatkan mahasiswa asing Universitas Brawijaya dari berbagai negara. Mereka diajak mengikuti proses penyembelihan hingga distribusi daging kurban.
Kehadiran mahasiswa internasional tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat nilai persahabatan, persaudaraan, dan kemanusiaan lintas negara melalui kegiatan keagamaan.
Pada akhir kegiatan, para mahasiswa asing turut menerima pembagian daging kurban dan mengikuti makan bersama panitia dalam suasana kebersamaan.
Pewarta: Abdul HakimEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.