Jember - Jumlah pemudik yang menggunakan transportasi darat yakni bus di Terminal Tawangalun Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada "H-6" Lebaran 2011, Rabu, masih sepi dari kepadatan arus mudik. Salah seorang kondektur bus "Ladju" jurusan Jember-Surabaya, Tulus, mengatakan jumlah penumpang yang naik di Terminal Tawangalun kurang dari 10 orang, bahkan sebagian bus berangkat dari terminal dalam keadaan kosong. "Saat ini arus mudik masih sepi dan jumlah armada bus lebih banyak dibandingkan jumlah penumpang, sehingga belum menunjukkan kepadatan arus mudik di Tawangalun," tuturnya. Ia mengeluhkan sepinya penumpang di Terminal Tawangalun sejak "H-7" Lebaran 2011 karena hal tersebut mempengaruhi pendapatan yang akan disetor ke perusahaan otobus. "Kemungkinan arus mudik baru meningkat pada 'H-3' Lebaran karena sejumlah pegawai negeri sipil (PNS) dan pegawai swasta mulai libur dan cuti bersama," paparnya. Sepinya penumpang di Terminal Tawangalun juga dikeluhkan kondektur bus antar kota dalam provinsi (AKDP) "Mila Sejahtera"jurusan Jember-Surabaya, Subianto.
Berita Terkait
Kakek pencuri burung cendet bebas
9 Januari 2026 15:42
Pemkab Jember umumkan harga tiket pesawat Jember-Jakarta turun
8 Januari 2026 22:55
Daop 9: Banyuwangi wilayah dengan mobilitas tertinggi selama Nataru
6 Januari 2026 22:00
Bupati Jember: PAD 2025 tembus Rp1 triliun tanpa naikkan pajak
6 Januari 2026 20:26
Situbondo perkuat sinergisitas dengan BI stabilisasi harga
6 Januari 2026 06:25
Jember siap jadi barometer kebangkitan ekonomi Tapal Kuda
6 Januari 2026 06:23
Gubernur BI berharap Tapal Kuda jadi masa depan ekonomi Indonesia
6 Januari 2026 06:22
