Denpasar (ANTARA) - Basarnas Bali mengevakuasi Warga Negara Asing (WNA) Republik Ceko yang cedera di Pantai Kelingking, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung.
“Tim SAR evakuasi WNA Republik Ceko yang alami cedera saat berkunjung di Pantai Kelingking yang bernama Martelo Romano (50),” kata Koordinator Unit Siaga SAR Nusa Penida Cakra Negara dalam keterangan di Denpasar, Jumat.
Cakra Negara menjelaskan berdasarkan keterangan yang diterima, awalnya korban sedang berjalan di pinggir Pantai Kelingking, namun seketika ombak besar muncul dan menghantamnya sampai terjatuh.
"Setelah diterjang ombak, korban terjatuh dan kesulitan berdiri," ucap Cakra Negara.
Basarnas Bali baru mendapat informasi soal WNA Republik Ceko yang cedera di pesisir pantai bawah tebing itu sekitar pukul 15.40 Wita.
Saat itu, basarnas langsung memberangkatkan empat orang personel Unit Siaga SAR Nusa Penida menuju lokasi untuk mengevakuasi korban.
"Mereka melaporkan karena kesulitan membawa korban naik tebing melalui anak tangga dengan ketinggian kira-kira 170 meter," ujarnya.
Pada pukul 16.45 Wita, tim Basarnas Bali tiba di Pantai Kelingking, untuk kemudian turun menuju pantai melakukan proses evakuasi.
Selama evakuasi berjalan, Pantai Kelingking dilanda hujan ringan sehingga tim SAR gabungan sempat kesulitan melalui medan terjal, mengingat dari atas tebing hingga pesisir pantai membutuhkan tenaga ekstra melewati ratusan anak tangga kayu.
Akhirnya proses evakuasi berhasil dilaksanakan sekitar pukul 17.35 Wita, setelah berada di atas tebing, korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk melakukan perawatan atas cederanya.
"Ambulans dari Klinik Griya Medika sudah siaga dan langsung membawa ke Klinik Griya Penida, menurut keterangan dari tenaga medis, korban alami dislokasi pada pinggul,” kata Cakra Negara.
Proses evakuasi pengunjung pantai yang cedera itu turut dibantu personel dari Polsek Nusa Penida, Balawista Pantai Kelingking Nusa Penida, BPBD Klungkung, tim medis Griya Penida, dan masyarakat serta teman korban.
