Jember, Jawa Timur (ANTARA) - Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh menekankan peran vital aparatur sipil negara (ASN) sebagai ujung tombak pelayanan publik dan eksekutor kebijakan pemerintah daerah dalam kunjungannya di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Jumat.
"Pentingnya manajemen ASN yang profesional untuk mewujudkan tujuan pembangunan di daerah secara efektif dan efisien," katanya saat memberikan arahan tentang penguatan manajemen ASN yang digelar di Pendapa Wahyawibawagraha Jember.
Menurutnya, setiap ASN harus memiliki visi agar bergerak selaras, mulai dari Asta Cita di tingkat nasional hingga visi misi Gubernur serta Bupati, sehingga peran ASN sangat vital, karena menjadi eksekutor anggaran dan pemegang delegasi kewenangan bupati melalui struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) yang berlaku.
"Penting bagi para ASN untuk membantu Pemerintah Kabupaten Jember membangun citra positif guna memperoleh legitimasi publik melalui akuntabilitas media sosial masing-masing ASN," tuturnya.
Ia mengapresiasi tinggi terhadap semboyan (tagline) "Semua Karena Cinta" yang diusung oleh Bupati Jember Muhammad Fawait, karena menurutnya program pemerintah sejatinya lahir dari rasa cinta kepada rakyat.
"Manifestasi cinta tersebut tercermin jelas melalui deretan program serta visi dan misi Pemerintah Kabupaten Jember yang berorientasi sepenuhnya pada peningkatan kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat," katanya.
Zudan memberikan arahan mengenai pentingnya reformasi birokrasi, peningkatan kinerja ASN, serta penguatan sistem kepegawaian yang adaptif dan berkelanjutan.
Sementara Bupati Jember Muhammad Fawait dalam sambutannya menjelaskan bahwa transisi kepemimpinan di Jember telah berjalan dengan lancar, sehingga stabilitas birokrasi merupakan kunci utama dalam menjalankan roda pemerintahan yang berkelanjutan demi kepentingan masyarakat luas.
"Kabupaten Jember merupakan salah satu kota pendidikan, sehingga kualitas ASN di lingkungan Pemkab Jember dipastikan sangat kompeten dan SDM yang berlatar belakang pendidikan tinggi akan menjadi modal kuat dalam melahirkan inovasi pelayanan publik," ujarnya.
Bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu optimistis jika manajemen pemerintahan ditata secara optimal dan seluruh ASN bergerak secara kompak, maka Jember akan menjadi kabupaten dengan pertumbuhan ekonomi andalan di ujung timur Pulau Jawa pada masa depan.
"Keselarasan gerak antar-organisasi perangkat daerah (OPD) diharapkan mampu mempercepat realisasi target-target pembangunan daerah," katanya.
