Legislator Surabaya Apresiasi Penanganan Pasien Korban Atap RSAL Ambruk

id atap gedung RSAL ambruk,DPRD Surabaya,Reni Astuti, politikus PKS,antaranews jatim

Legislator Surabaya Apresiasi Penanganan Pasien Korban Atap RSAL Ambruk

Anggota Komisi D Bidang Kesra DPRD Surabaya dari FPKS, Reni Astuti mengunjungi pasien korban ambruknya atap bangunan gedung Stroke Center di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Dr. Ramelan Jalan Gadung, Kota Surabaya pada Minggu pagi. (Abdul Hakim)

Kami mendoakan semoga korban kondisi kesehatannya terus membaik
Surabaya (Antaranews Jatim) - Legislator mengapresiasi penanganan cepat terhadap pasien korban ambruknya atap bangunan gedung Stroke Center di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Dr. Ramelan Jalan Gadung, Kota Surabaya pada Minggu pagi.

"Kami mendoakan semoga korban kondisi kesehatannya terus membaik," kata anggota Komisi D Bidang Kesra DPRD Kora Surabaya Reni Astuti saat mengunjungi pasien korban atap ambruk di RSAL.

Reni mengapresiasi pihak RSAL yang sudah dengan cepat menangani korban pasien di ruangan tersebut. Apalagi RSAL juga terbuka kepada awak media yang meliput di sana.

"Kami yakin pihak RSAL akan menyampaikan hasil investigasinya ke media dan masyarakat karena pastinya ini ditunggu publik," kata politikus PKS ini.

Ia mengatakan pada saat kejadian pihaknya ada kegiatan di wilayah Jagir yang kebetulan dekat dengan RSAL. Sebelumnya sempat bereadar foto ambruknya atap RSAL, namun ia belum yakin atau khawatir hoaks, sehingga menyempatkan mampir ke RSAL untuk memastikan info tersebut.

"Ternyata kejadian itu memang benar," katanya.

Kedepan, lanjut dia, pihaknya berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi, apalagi di fasilitas kesehatan.

Diketahui ambruknya atap gedung Stroke Center RSAL mengakibatkan empat orang pasien mengalami luka-luka. Mereka adalah Tamadji, Ulin, Sarjono dan Sudarmono.

Kepala RSAL Dr. Laksmana TNI IDG Nalendra sebelumnya mengatakan setelah kejadian tersebut empat pasien tersebut langsung dibawa ke IGD RSAL.

Nalendra mengatakan peristiwa robohnya atap gedung itu terjadi pukul 08.25 WIB. Ia menduga robohnya atap bangunan berisi delapan sampai 18 kamar itu dikarenakan hujan deras yang sejak semalam mengguyur Surabaya.
Pewarta :
Editor: Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar