Sidoarjo (Antara Jatim) - Bupati Sidoarjo Saiful Ilah mengatakan jika keberadaan pasar rakyat menjadi salah satu wadah pendorong dan penggerak majunya perekonomian masyarakat karena memberdayakan usaha ekonomi skala mikro, kecil dan menengah.
"Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berkomitmen menjadikan pasar rakyat sebagai basis perdagangan dan pusat perekonomian rakyat," katanya saat peresmian Pasar Rakyat Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sidoarjo Fenny Apridawati mengatakan pembangunan Pasar Rakyat Wonoayu didanai APBN tahun 2017.
"Pembangunannya melalui Program Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan R.I. Pagu pembangunannya sebesar Rp7 miliar lebih. Namun, nilai kontrak pelaksanaan pembangunan Pasar Rakyat Wonoayu sebesar Rp6 milliar lebih," ucapnya.
Menurutnya, Pasar Rakyat Wonoayu ini merupakan satu dari lima ribu pasar program Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang membangun pasar di seluruh Indonesia.
Ia menjelaskan, Pasar Rakyat Wonoayu adalah pasar kedua yang didanai dari program tersebut. Sebelumnya Pasar Rakyat Sukodono juga didanai oleh APBN.
"Ada dua pemeriksaan yang sudah dilakukan oleh dua Kementerian Perdagangan, yang pertama pemeriksaan dari Dirjen Logistik kemudian yang terakhir pemeriksaan dari Irjen dilakukan oleh Pak Rohadi yang terakhir datang ke Pasar Wonoayu, dan alhamdulillah hasilnya sangat-sangat memuaskan,"ucapnya.
Ia mengatakan, Pasar Wonoayu sudah ada sejak tahun 1936 dan sejak berdirinya, terakhir dilakukan renovasi pada tahun 1988.
"Pasar Wonoayu menempati luas lahan 5.372 meter persegi, pada saat itu bangunan pasar hanya 900 meter persegi. Jenis pasarnya adalah pasar pengecer di mana ada 54 pedagang yang telah memiliki buku untuk penggunaan stan. Namun, dari 54 pedagang tersebut yang aktif berjualan hanya 27 stan," katanya.
Ia mengatakan, saat ini, telah di revitalisasi menjadi Pasar Rakyat Wonoayu yang bersih dan nyaman dan terdapat 152 stan yang dibangun.
"Stan-stan pasar tersebut hanya dapat dimiliki pedagang pasar, bersama Forum Koordinasi Kecamatan (Forkopimka) Wonoayu berkomitmen melarang pihak lain memperjual belikan stan pasar," katanya.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Sidoarjo memberikan bantuan pembebasan retribusi hak pakai stan kepada pedagang difabel. Selain itu juga diberikan bantuan program CSR PT. Pegadaian berupa 10 unit tenda kerucut kepada pelaku UMKM di Sidoarjo.(*)
Pewarta: Indra SetiawanEditor : Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026