Surabaya (Antara Jatim) - Kepala Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Jawa Timur, Rusdianto, menyatakan pihaknya telah menyalurkan sebanyak 50 ton beras untuk membantu sejumlah masyarakat yang kini menjadi pengungsi akibat erupsi Gunung Kelud di Kediri. "Kami menjamin ketersediaan beras bantuan untuk masyarakat yang terdampak letusan Gunung Kelud. Bantuan itu akan terus disalurkan sesuai dengan kebutuhan pengungsi," katanya di Surabaya, Minggu. Upaya penyaluran bantuan beras tersebut, ungkap dia, dilakukan dengan pemerintah kabupaten/kota yang terkena bencana letusan Gunung Kelud untuk berkoordinasi misalnya di Blitar, Kediri, Tulungagung, dan Ponorogo. "Tujuan koordinasi itu guna menjamin kelancaran arus bantuan beras bencana di beberapa wilayah yang terdampak," katanya. Di setiap kabupaten/kota, jelas dia, pagu beras bantuan bencana dari Cadangan Beras Nasional (CBN) mencapai 100 ton per tahun. Angka pagu tersebut bisa ditambah apabila masyarakat di daerah terdampak bencana memang dibutuhkan. "Kami juga memastikan distribusi arus beras bencana tersebut tidak akan tersendat. Jam berapapun dibutuhkan, kami siap mengirimkan komoditas itu," katanya.(*)
Berita Terkait
Bantuan Pipanisasi Air Bersih Warga Kelud
14 November 2014 16:19
581 KK Korban Kelud Dapat Bantuan Perbaikan Rumah
9 September 2014 16:26
Gubernur Akui Material Bantuan Korban Kelud Kurang
2 April 2014 22:57
Bantuan untuk Madrasah Korban Erupsi Kelud
16 Maret 2014 00:48
Petani Terdampak Erupsi Kelud Butuhkan Pupuk
12 Maret 2014 18:31
Petani Kediri Terima Bantuan Pupuk Pascaerupsi Kelud
12 Maret 2014 09:20
Kemenhan Himpun Rp1 Miliar untuk Korban Kelud
11 Maret 2014 18:09
Relawan Sleman Serahkan Bantuan Korban Gunung Kelud
1 Maret 2014 23:26
