Oleh Suriani Mappong Makassar (Antara) - Spesialis gizi dari Universitas Hasanuddin, Makassar, Prof dr Veni Hadju, Ph.D mengatakan kondisi lingkungan memiliki pengaruh tinggi terhadap status gizi anak. "Adanya kasus gizi buruk yang ditemukan di Sulsel, tidak sepenuhnya dipengaruhi soal kekurangan pangan, tapi dapat dipengaruhi banyak faktor di antaranya lingkungan si anak," kata Veni di Makassar, Rabu. Menurut dia, faktor lingkungan misalnya ketika anak masih dalam kandungan ibunya itu kekurangan asupan gizi ataupun ibunya dalam kondisi tidak nyaman dan bekerja berat. Sementara kondisi lingkungan lainnya yang turut berpengaruh adalah ketika anak sudah lahir dan tidak mendapatkan asupan gizi yang cukup dari keluarganya, karena faktor ekonomi ataupun minimnya pengetahuan keluarga untuk memberikan makanan bergizi pada anaknya. "Semua itu dapat mempengaruhi status gizi anak, termasuk pola pikir, pola hidup dan budaya di sekitar anak bersangkutan," katanya. Begitu pula, status gizi anak ketika dalam masa pertumbuhan juga sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan baik di sekolah maupun di lingkungan sekitar rumahnya. Khusus kebutuhan energi anak usia Sekolah Dasar (7 -12 tahun) berkisar 1.800 - 2.200 Kilokalori. Karena itu, anak harus mendapat asupan lengkap zat gizi makro dan zat gizi mikro dari aneka ragam makanan. "Anak harus terbiasa sarapan pagi, memilih jajanan sehat dan minum susu setiap hari minimal dua gelas atau setara 300 - 400 Kkalori," katanya. Dia mengatakan, kandungan susu memiliki unsur gizi yang komplit, sehingga sangat dibutuhkan oleh anak dalam masa perkembangan. Sementara itu, Brand Manager Frisian Flag Indonesia Refa Hayudi Griyanda mengatakan, perusahaan yang fokus pada produk susu ini merintis kegiatan "Gerakan Nusantara" yang mendukung peningkatan gizi dan kualitas hidup anak. "Untuk tahap awal yang dicanangkan pada Agustus 2013, baru merambah 250 SD pada lima kota besar di Indonesia yakni Jakarta, Medan, Bandung, Surabaya dan Makassar," katanya. Dia mengatakan, kegiatan itu mencakup sosialisasi mengenai nutrizi anak, pengadaan kantin sehat dan senam "Gerakan Nusantara". Khusus di Kota Makassar baru menjajaki 10 sekolah dari 25 sekolah yang menjadi target bantuan pengelolaan kantin sehat. (*)
Berita Terkait
DPC Persagi Bojonegoro ingatkan SPPG penuhi kebutuhan gizi MBG
29 Desember 2025 18:01
Ahli gizi ingatkan pentingnya variasi protein untuk anak
25 November 2025 09:59
Zulhas ajak ahli gizi edukasi makanan layak konsumsi bagi anak
19 November 2025 13:22
Wabup Lumajang tinjau penyaluran MBG pastikan gizi anak terjaga
3 November 2025 19:58
KPAI tekankan akses keadilan dan penegakan hukum cegah keracunan MBG
1 Oktober 2025 12:43
Program MBG hapus kesenjangan gizi anak-anak desa di Lumajang
17 September 2025 22:15
Program Pelita intervensi gizi 20 anak di Surabaya
26 Agustus 2025 12:09
SPPG Pemkab Lumajang sasar 3.750 anak dan ibu hamil
25 Agustus 2025 22:40
