Malang (Antara Jatim) - Dinas Pendidikan Kota Malang, Jawa Timur, tahun ini menargetkan mampu menembus 10 besar Jatim dalam perolehan hasil Ujian Nasional (UN) SMA yang digelar pada 15-18 April mendatang. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Malang Sri Wahyuningtyas, Rabu mengatakan, jika tahun lalu Kota malang hanya menempati urutan ke-35 dari 38 kota/kabupaten di Jatim, tahun ini harus mampu menembus peringkat 10 besar. "Pelaksanaan dan sistem UN tahun ini semakin ketat, namun kami yakin kalau Kota Malang bisa menembus peringkat 10 besar. Oleh karena itu berbagai persiapan sudah kami lakukan, termasuk sosialisasi sistem UN tahun ini yang tidak sama dengan tahun lalu," ujarnya. Mekanisme dan sistem yang tidak sama itu di antaranya adalah variasi soal. tahun lalu hanya ada lima variasi soal dan tahun ini menjadi 20 variasi yang diujikan, artinya dalam satu ruang ujian tak satu pun yang soalnya sama. Selain itu, tahun ini soal dan lembar jawaban komputer (LJK) jadi satu, artinya, jika ada kerusakan LJK, maka soalnya juga harus diganti. Bahkan, soal dan LJK sudah diberi kode khusus. Dengan banyaknya variasi soal tersebut, Sri Wahyuningtyas yang akrab dipanggil Yuyun itu mengimbau agar siswa tidak mudah percaya dengan isu adanya bocoran, apalagi kunci jawaban yang beredar. Sementara itu Kabid Pendidikan Menengah Disdik Kota Malang Suwarjana berharap agar pihak sekolah mulai menyiapkan hari tenang untuk siswa. "Dengan adanya hari tenang ini, siswa bisa relaksasi sebelum menghadapi soal-soal UN," tegasnya. Sementara itu hasil "try out" ketiga UN SMA negeri dan swasta di Kota Malang menunjukkan adanya peningkatan. Namun, mata pelajaran fisika, matematika dan Bahasa Inggris tingkat ketidaklulusannya masih cukup rawan karena masih mencapai ratusan siswa. Jumlah peserta UN 2013 untuk jenjang SMA sebanyak 5.576 siswa, MA sebanyak 888 peserta, SMK mencapai 9.177 peserta. Sedangkan untuk jenjang SMP negari dan swasta sebanyak 11.413 peserta dan MTs negeri dan swasta sebanyak 1.315 peserta. "Kami sudah melakukan sosialisasi terkait mekanisme dan teknis pelaksanaan UN tahun ini dihadapan 225 orang kepala sekolah SMA. Mudah-mudahan pelaksanaannya lancar dan tingkat kelulusannya juga tinggi," katanya, menambahkan.(*)
Berita Terkait
Dindikbud Kota Malang komitmen wujudkan pendidikan sesuai budaya
28 Mei 2023 10:08
DPRD Desak Diknas Kota Malang Bentuk Tim Independen
5 Juli 2013 07:39
Legislator: Diknas Kota Malang tak Konsisten
4 Juli 2013 09:28
Diknas Malang "Dititipi" 18 Siswa Afirmasi Papua
1 Juli 2013 12:27
Kantor Diknas Kota Malang "Dikepung" Mahasiswa
2 Mei 2013 14:10
Diknas Kota Malang Investigasi Siswa Mundur UN
23 April 2013 08:54
Diknas Diminta Siapkan Sekolah Swasta Hadapi UN
9 April 2013 18:32
Diknas Malang Sosialisasi Kurikulum 2013 Secara Maraton
4 Maret 2013 16:32
