Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) di Kota Malang, Jawa Timur berupaya memperluas cakupan kerja sama pemberian beasiswa pendidikan bagi calon mahasiswa dari kalangan tidak mampu di wilayah itu.

Wakil Rektor III UNITRI Warter Agustim di Kota Malang, Kamis, mengatakan bahwa pihaknya sedang berupaya menjajaki kerja sama dengan Pemerintah Kota Malang untuk merealisasikan rencana tersebut.

"Selama ini yang sudah pernah dengan Jasa Tirta, kalau dengan Pemerintah Kota Malang belum. Makanya kami mencoba memperluas sampai ke pemerintah," kata Warter.

UNITRI turut menggandeng organisasi masyarakat yang memiliki fokus dan komitmen pada bidang pendidikan guna menyukseskan program tersebut.

Upaya pemberian beasiswa ini menjadi bagian dari mewujudkan pemerataan akses pendidikan tinggi bagi seluruh masyarakat.

Kehadiran Pemkot Malang dan organisasi masyarakat disebutnya akan menjadi jalan penguatan informasi ketersediaan beasiswa dari UNITRI kepada para orang yang memiliki keinginan mendaftarkan anaknya untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi tetapi mengalami kesulitan ekonomi.

Warter menyatakan setiap tahun pihaknya memiliki kuota 50 persen pemberian beasiswa pendidikan dari total keseluruhan jumlah mahasiswa di kampus tersebut.

Kategori beasiswa yang diberikan kepada mahasiswa penerima manfaat meliputi Kartu Indonesia Pintar (KIP), beasiswa yayasan, dan beasiswa dari masing-masing pemerintah daerah.

UNITRI telah menjalani kerja sama pemberian beasiswa dengan 11 pemerintah daerah yang tersebar di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Kalimantan.

"Pemdanya memberikan beasiswa untuk biaya hidup, sedangkan kami untuk SPP dan proses pembelajaran," kata dia.

Diharapkan apabila langkah ini terealisasi jumlah penerima beasiswa asal Kota Malang bertambah sekitar 10 persen. 

"Yang kebanyakan menggunakan beasiswa ini dari luar Pulau Jawa bahkan dari Kota Malang sedikit belum optimal mungkin sekitar 20 persen," ujar dia.



Pewarta: Ananto Pradana
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026