Mahasiswa merupakan agen perubahan dan kami berharap mereka bisa menularkan pengetahuannya
Malang Raya (ANTARA) - Kantor Perwakilan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) II memaksimalkan penyelenggaraan program edukasi "LPS Goes to Campus" yang digelar di Universitas Tribhuwana Tungga Dewi (UNITRI) di Kota Malang, Jawa Timur sebagai media meningkatkan literasi keuangan mahasiswa.
Kepala Kantor Perwakilan LPS II Bambang S Hidayat di Kota Malang, Jawa Timur, Rabu, mengatakan edukasi tentang literasi keuangan bertujuan mengikis sedikit demi sedikit persoalan yang muncul, seperti soal judi daring maupun pinjaman daring ilegal.
"Mahasiswa merupakan agen perubahan dan kami berharap mereka bisa menularkan pengetahuannya. Banyak informasi orang terjebak pinjaman online ilegal dan judi online yang nyaru (berkedok) gim, ini menjadi keprihatinan bersama," kata Bambang.
Oleh karena itu, para peserta pun dimintanya untuk menyalurkan berbagai pengetahuan yang telah didapatkan, baik melalui media sosial maupun secara langsung kepada masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya.
Bambang juga menyatakan "LPS Goes to Campus" merupakan wadah untuk memetakan tingkat literasi keuangan di kalangan mahasiswa.
"Kalau sudah terpetakan kami bisa menerapkan strategi yang tepat. Wilayah LPS II bukan hanya Jawa Timur tapi ada Bali, NTT, NTB, dan Kalimantan," ucapnya.
"LPS Goes to Campus" diikuti sebanyak 300 mahasiswa UNTRI dari program studi akuntansi dan manajemen. Penyelenggaraan program itu turut menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Bank Indonesia Malang.
Sementara itu, Rektor UNTRI Prof Dodi Wirawan Irawanto mengatakan pelaksanaan acara dari LPS II Surabaya tidak hanya berkaitan dengan bidang akademik tetapi untuk membentuk kebijaksanaan mahasiswa dalam mengatur dan memanfaatkan uang secara tepat.
"Saya melihat literasi mahasiswa terhadap keuangan masih terbatas, walaupun saat perkuliahan teorinya sudah diberikan," kata dia.
Dia berharap langkah yang dijalankan oleh LPS mampu berdampak pada penguatan pengetahuan mahasiswa di kampus itu.
Pewarta: Ananto PradanaEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026