Bojonegoro (ANTARA) - Kebakaran melanda dapur Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) di Desa Sumuragung, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur dan mengakibatkan dua orang pekerja mengalami luka bakar.
Kabid Pemadaman dan Penyelamatan (Damkatmat) Kabupaten Bojonegoro, Ahmad Agus Salim, Senin mengatakan bahwa dua orang pekerja yang menjadi korban adalah Aditya Riski yang mengalami luka ringan, dan Dani Hidayat mengalami luka berat.
"Dapur SPPG yang terbakar mengakibatkan dua orang pekerja karena berusaha memadamkan api secara mandiri," katanya.
Agus menjelaskan, kebakaran diperkirakan terjadi Minggu sekitar pukul 23.30 WIB, namun Dinas Damkarmat Pos Baureno menerima laporan dari penanggungjawab SPPG, Solkhan (40) pada Senin pukul 00.18 WIB.
Setelah mendapatkan laporan tersebut, satu unit truk pemadam dibantu satu unit lainnya dari Damkar Lamongan dengan delapan personil mendatangi lokasi SPPG yang berjarak sekitar 12 kilometer.
Api berhasil dipadamkan petugas pada pukul 00.46 WIB, sementara korban atas nama Dani Hidayat harus dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro.
"Meskipun tidak ada kendala, namun pengelola SPPG terlambat melaporkan kejadian kebakaran sehingga api sudah mulai membesar," jelasnya.
Ditambahkan dia, kebakaran diduga adanya kebocoran selang kompor gas elpiji, sehingga api membakar seluruh peralatan dapur dan sebagian bahan baku makanan.
Akibat kebakaran dapur SPPG tersebut mengalami kerugian sekitar Rp350 juta karena bangunan berukuran 7x4 meter dan semua isi dapur terbakar 40 persen.
"Damkarmat juga memberikan sosialisasi kepada warga setempat terkait pencegahan kebakaran, penanganan awal dan bahaya kebakaran," katanya.
