Banyak yang indah-indah yang akan dilewati peserta EJJ
Surabaya (ANTARA) - Sebanyak 200 pesepeda dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti Mainsepeda East Java Journey (EJJ) 2026 untuk menjelajahi rute menantang di Jawa Timur pada 2–8 Februari 2026.
Founder Mainsepeda Azrul Ananda mengatakan EJJ 2026 menghadirkan sejumlah rute baru, termasuk kawasan Teksas Wonocolo di Bojonegoro yang memberikan pengalaman berbeda bagi peserta.
“Banyak yang indah-indah yang akan dilewati peserta EJJ,” kata Azrul dalam keterangannya di Surabaya, Jawa Timur, Senin.
Ia menjelaskan, event ultra cycling yang digelar DBL Indonesia melalui Mainsepeda itu mempertandingkan dua kategori jarak tempuh, yakni 1.500 kilometer dan 600 kilometer, dengan rute melintasi 27 kota dan kabupaten di Jawa Timur.
Peserta EJJ 2026, lanjutnya, berasal dari 86 komunitas, 14 provinsi, dan 57 kota, serta terbagi dalam kategori kompetitif dan nonkompetitif.
Ia menambahkan, Mainsepeda EJJ 2026 dimulai dan berakhir di Surabaya Town Square, dengan pemantauan perjalanan peserta dapat diikuti secara langsung melalui laman resmi Mainsepeda.
"Panitia telah merancang jalur yang melewati pegunungan, pesisir pantai, hingga kawasan ladang minyak tradisional," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jawa Timur M. Hadi Wawan Guntoro menilai rute yang melintasi Bondowoso, termasuk kawasan Gunung Ijen, memiliki potensi besar untuk sport tourism daerah.
“Saya jamin pemandangannya tidak kalah indah,” kata Wawan.
Pewarta: Naufal Ammar ImaduddinEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.