Madiun (ANTARA) - Terminal Tipe A Purboyo Madiun, Jatim melakukan tes urine dan cek kesehatan bagi para sopir bus serta ramp check kendaraan untuk menghadapi masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 atau Nataru 2025/2026.
Kepala Terminal Tipe A Purboyo Madiun Ali Imron di Madiun mengatakan pemeriksaan urine untuk tes narkoba dan kesehatan dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan perjalanan masyarakat selama puncak mobilitas Nataru. Sasaran utama adalah para kru bus, namun komunitas terminal lainnya seperti sopir taksi, ojek, pedagang kios, hingga agen juga turut menjalani pemeriksaan.
"Ini sudah mendekati kegiatan Nataru, jadi kita bekerja sama dengan Dinkes Kota Madiun untuk melakukan tes kesehatan. Yang terutama kru bus, tapi komunitas terminal lainnya juga ikut. Tujuannya untuk memastikan mereka benar-benar fit sebelum dan selama bertugas," ujar Imron kepada wartawan, Rabu.
Selain tes narkoba dan cek kesehatan secara insidental seperti ini, Terminal Purboyo juga menggelar pemeriksaan gratis yang berlangsung setiap hari di Gedung B selama masa angkutan Nataru 2025/2026. Layanan tersebut meliputi cek tekanan darah, tes asam urat, kolesterol, trigliserida, hingga gula darah.
Ia menyebut jumlah armada yang beroperasi saat libur panjang di Terminal Purboyo Madiun dapat mencapai 800 unit, terutama rute Surabaya dan Yogyakarta. Karena itu pemeriksaan kesehatan dan tes narkoba bagi para sopir menjadi kewajiban.
"Tujuan pemeriksaan ini memastikan para sopir tidak terlibat narkoba. Tes urine dilakukan untuk ratusan pengemudi. Kalau semuanya diperiksa tentu waktunya tidak cukup karena jumlah driver bisa mencapai 700 orang," katanya.
Imron menambahkan bahwa pihaknya juga baru saja melaksanakan ramp check bersama Ditlantas Polda Jatim, didampingi Satlantas Polres Madiun Kota. Pemeriksaan itu khusus dilakukan untuk armada tambahan yang akan beroperasi saat arus balik masa nataru.
"Mulai arus balik nanti kemungkinan ada armada tambahan, khususnya untuk non-ekonomi jurusan Jakarta. Puncak arus balik diperkirakan tanggal 4 Januari 2026. Kita pastikan semua armada memenuhi syarat uji teknis maupun administrasi," katanya.
Sementara itu, Kabid Pemberdayaan Masyarakat Bidang Kesehatan Dinkes PPKB Kota Madiun drg. Priyo Raharjo mengatakan bahwa pemeriksaan hari ini meliputi tes tekanan darah, lingkar perut, urine untuk deteksi narkoba, hingga tes kadar alkohol.
"Kita kolaborasi dengan instansi lintas sektor. Pemeriksaan ini penting agar perjalanan masyarakat aman dan nyaman. Kondisi kesehatan sopir itu sangat memengaruhi keselamatan," katanya.
Dari uji sampel sejumlah sopir bus di Terminal Purboyo Madiun yang mengikuti cek kesehatan, petugas memastikan seluruhnya dalam kondisi aman tidak terlibat narkoba. Meski ada beberapa temuan tekanan darah tinggi akibat aktivitas yang tinggi, namun masih dalam batas normal. Tim kesehatan meminta para sopir untuk beristirahat dulu sebelum mengemudikan bus.
