Sidoarjo, Jawa Timur (ANTARA) - Bupati Sidoarjo Subandi menyatakan bahwa kegiatan doa bersama dalam kegiatan Mujahadah Kubro merupakan salah satu wujud sarana penguatan iman, persaudaraan, dan ketenangan batin warga setempat.
"Kegiatan Mujahadah Kubro ini bukan sekadar ritual keagamaan, namun juga menjadi sarana penguatan iman, ukhuwah, dan ketenangan batin masyarakat melalui salawat, dzikir, dan doa bersama," kata Subandi dalam keterangan diterima di Sidoarjo, Jawa Timur, Senin.
Menurutnya, kegiatan yang diprakarsai oleh Idaroh Syu’biyah Jatman Kabupaten Sidoarjo tersebut diutamakan untuk meminta kebaikan bagi warga Sidoarjo maupun warga Indonesia secara umum.
Ia menyampaikan bahwa kegiatan doa bersama tersebut merupakan ikhtiar spiritual untuk memohon keselamatan, keberkahan, serta perlindungan bagi bangsa Indonesia, Provinsi Jawa Timur, serta Kabupaten Sidoarjo dari berbagai bencana.
Dalam kesempatan itu, Subandi juga mengajak seluruh jamaah untuk terus mendoakan para pemimpin bangsa agar diberi kekuatan dan kebijaksanaan dalam mengemban amanah.
Ia berharap Kabupaten Sidoarjo mampu menjadi daerah yang aman, sejahtera, dan penuh berkah, serta mampu menjaga persatuan antara ulama dan masyarakat sebagai modal utama dalam pembangunan daerah.
Tak lupa Subandi turut mengucapkan apresiasi kepada panitia, relawan, serta seluruh jamaah yang hadir dengan penuh kekhidmatan mengikuti rangkaian kegiatan yang dinilainya mampu menjadi penguat persatuan dan kebersamaan di Kabupaten Sidoarjo.
"Semoga doa-doa yang dipanjatkan hari ini dikabulkan Allah SWT, dan Sidoarjo senantiasa diberi keselamatan, keberkahan, serta kemajuan yang berlandaskan nilai-nilai keimanan," kata Subandi.
