Probolinggo, Jawa Timur (ANTARA) - Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur memperkuat perlindungan anak berbasis masyarakat dengan melibatkan 15 kecamatan dalam bimbingan teknis perlindungan anak terpadu berbasis masyarakat di kabupaten setempat.
"Kegiatan itu dilakukan sebagai upaya memperkuat sistem perlindungan anak yang melibatkan masyarakat secara langsung," kata Ketua LPA Kabupaten Probolinggo Slamet Riyadi dalam keterangannya di kabupaten setempat, Rabu.
Ia mengatakan kegiatan itu merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas para pegiat Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM).
"Kami berharap peserta dari 15 kecamatan dapat mengimplementasikan hasil bimtek itu di wilayahnya masing-masing sehingga terbentuk jaringan PATBM yang aktif dan responsif terhadap perlindungan anak," tuturnya.
Sementara Kepala DP3AP2KB Kabupaten Probolinggo A’at Kardono menyampaikan apresiasi kepada para relawan perlindungan anak yang telah menunjukkan dedikasi dalam mencegah dan menangani berbagai kerentanan yang dialami anak.
"Anak-anak adalah aset penting. Mereka generasi penerus yang wajib mendapatkan perlindungan dari berbagai bentuk kekerasan, eksploitasi dan diskriminasi," katanya.
Ia menjelaskan upaya perlindungan terhadap anak tersebut bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi panggilan moral seluruh elemen masyarakat.
Menurut dia PATBM memiliki posisi penting sebagai garda terdepan perlindungan anak di tingkat desa dan kelurahan sehingga keberadaannya harus terus diperkuat baik dari sisi kapasitas maupun jejaring.
"Semangat saja tidak cukup, kami membutuhkan kemampuan teknis dan profesionalisme. Melalui bimtek itu, peserta dibekali pemahaman bentuk-bentuk kekerasan terhadap anak, mekanisme penanganan yang tepat, pertolongan pertama psikososial serta penguatan kolaborasi dengan layanan pendukung lainnya,” ujarnya.
Ia berharap seluruh peserta bimtek mampu berperan sebagai agen perubahan yang responsif dan menjadi tempat pertama yang dapat diandalkan anak serta keluarga yang membutuhkan perlindungan.
