Situbondo (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, terus mengawal program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan memastikan lima Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjalankan standar kebersihan dan menjaga kandungan gizinya.
Untuk sementara, dapur umum MBG yang mulai beroperasi sejak 19 Agustus 2025 ada lima SPPG, dan mendistribusikan makan bergizi itu untuk sekitar 20.000 siswa. Lima SPPG tersebar di Kecamatan Kota Situbondo, Panarukan, Kendit, Panji, dan Kecamatan Suboh.
"Hari ini kami kembali memantau langsung di tiga dapur umum MBG, kami ingin memastikan proses penyajian makanan bergizi ini benar-benar dijaga higienitasnya, termasuk kandungan makanan terjaga agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," kata Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah usai memantau SPPG Makan Bergizi Gratis di Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, Kamis.
Dalam kesempatan itu, selain mengecek kebersihan dapur umum MBG dan kandungan gizi makanan, ia juga mengingatkan pengelola SPPG akan pentingnya pengemasan makanan sesuai standar.
Karena, pengemasan MBG itu merupakan bagian dari upaya menjaga kualitas dan keamanan makanan yang akan didistribusikan kepada siswa PAUD, SD, SMP hingga SMA.
"Alhamdulillah, tiga SPPG yang kami pantau langsung telah menjalankan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang sudah ditetapkan," tuturnya.
Wabup Ulfiyah menambahkan pengawalan program Makan Bergizi Gratis itu merupakan komitmen pemerintah daerah setempat mendukung dan menyukseskan program pemerintah pusat dalam meningkatkan kesehatan dan gizi anak-anak sekolah.
"Kami berharap program ini dapat terus berjalan dengan baik dan memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Situbondo," tuturnya.
Dalam pemantauan SPPG itu, Wakil Bupati Ulfiyah juga didampingi oleh Kasdim 0823/ Situbondo Mayor Kav Aan Jauhari serta anggota Polres Situbondo.
