Situbondo (ANTARA) - Komisi I DPRD Kabupaten Situbondo, memberikan dukungan penuh kepada Kejaksaan Negeri setempat terkait percepatan implementasi Aplikasi Jaga Desa dalam pengelolaan dana desa dan alokasi dana desa sebagai instrumen pencegahan korupsi di tingkat desa.
Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Situbondo Syaifullah mengatakan dengan Aplikasi Jaga Desa ini pemerintah desa didorong untuk meningkatkan akuntabilitas, transparansi dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan dana desa.
"Selama ini masih banyak pemerintah desa yang belum tertib administrasi dalam menyelesaikan pertanggungjawaban pengelolaan ADD dan DD," katanya di Situbondo, Senin.
Menurut Syaifullah, sangat mendukung Aplikasi Jaga Desa sebagai salah satu upaya pencegahan penyimpangan pengelolaan dana desa.
Melalui platform digital ini, lanjut ia, pemerintah desa dipaksa untuk tertib dalam pengelolaan dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD) serta masyarakat juga bisa ikut berpartisipasi dalam melakukan kontrol pengelolaan dana dari pemerintah.
"Aplikasi ini juga untuk menertibkan pemerintah desa dalam pengelolaan DD/ADD, serta menjadi alat pengawasan dini supaya tidak terjadi penyalahgunaannya," katanya.
Syaifullah menyebutkan, tahun ini dana desa yang digelontorkan dari pemerintah pusat untuk 132 desa di Situbondo sebesar sekitar Rp144 miliar, sedangkan alokasi dana desa (ADD) sekitar Rp89 miliar.
"Uang negara itu se-rupiah pun harus dipertanggungjawabkan, dengan Aplikasi Jaga Desa ini, kami yakin pemerintah desa mampu mengelola keuangan desa secara akuntabel," ucap mantan Sekretaris Daerah Pemkab Situbondo itu.
Syaifullah menambahkan, melalui aplikasi ini pemerintah desa bisa berkonsultasi hukum dengan kejaksaan, dan sehingga pengelolaannya bisa sesuai aturan.
Ia menyarankan agar pemerintah desa mulai mempersiapkan sumber daya manusia atau SDM pemerintah desa, sehingga aplikasi itu bisa diimplementasikan dengan sempurna.
"Ini bagian dari langkah pertama Situbondo untuk mendorong keterbukaan dalam pengelolaan dana desa, seiring dengan keinginan pemerintah saat ini, Situbondo Naik Kelas," kata Syaifullah.
