Jakarta (ANTARA) - Jose Mourinho menepis keras spekulasi yang mengaitkannya dengan kemungkinan kembali melatih Real Madrid.
Pelatih asal Portugal itu menyebut rumor tersebut tidak lebih dari “sinetron” yang kerap muncul di tengah ketidakpastian kursi pelatih Los Blancos.
“Jangan libatkan saya dalam sinetron. Ada banyak sinetron yang bagus, tetapi itu terlalu lama. Anda bisa melewatkan satu atau dua episode, lalu kehilangan alurnya. Jangan libatkan saya, saya tidak menonton sinetron,” ujar Mourinho seperti dilaporkan talkSPORT pada Selasa.
Spekulasi mencuat setelah Real memutuskan berpisah dengan Xabi Alonso pekan lalu, meski pelatih asal Spanyol itu baru berdinas tujuh bulan.
Manajemen klub kemudian menunjuk Alvaro Arbeloa, yang sebelumnya melatih tim Castilla selama setengah musim.
Dalam pengumuman resminya, Madrid tidak menyebutkan masa kontrak Arbeloa.
Situasi ini membuat berbagai nama pelatih papan atas kembali dikaitkan dengan klub raksasa Spanyol tersebut.
Media Eropa menyebutkan sosok-sosok seperti Jurgen Klopp dan mantan pelatih Chelsea Enzo Maresca sebagai kandidat potensial.
Nama Mourinho juga sempat mencuat di media Spanyol sebagai opsi.
Mourinho menangani Real Madrid pada periode 2010 hingga 2013 dan mempersembahkan satu gelar Liga Spanyol, satu Piala Raja, dan satu Piala Super Spanyol.
Mourinho mencatatkan rekor impresif bersama Madrid. Dia memenangkan 128 dari total 178 pertandingan dalam semua kompetisi.
Madrid menjamu AS Monaco pada laga kedua terakhir fase liga Liga Champions Rabu (21/1) pukul 03.00 dini hari WIB.
Sedangkan Benfica yang ditangani Mourinho akan melawat ke Turino untuk menghadapi Juventus keesokan harinya.
