Lamongan (ANTARA) - Bupati Lamongan Yuhronur Efendi meminta seluruh Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KMP) di wilayah setempat menjalankan prinsip gorong royong dan keadilan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 guna memperkuat ekonomi desa.
"Sebanyak 474 Kopdes Merah Putih kami luncurkan dan wajib beroperasi. Koperasi ini harus menguatkan ekonomi pedesaan serta mewujudkan Pasal 33 UUD 1945, yaitu gotong royong dan keadilan," ujarnya usai peluncuran operasional 474 Koperasi Desa Merah Putih di Lamongan, Jawa Timur, Kamis.
Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat juga menyerahkan sertifikat badan hukum kepada pengurus serta mempertemukan mereka dengan perbankan anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
Dengan keterlibatan sektor perbankan seperti Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Mandiri, dan Bank Tabungan Negara (BTN) itu bertujuan untuk memperluas akses permodalan.
Yuhronur menjelaskan, setiap koperasi diberi keleluasaan memulai usaha sesuai potensi wilayah, mulai dari pangan, apotek desa, sembako, hingga alat pertanian.
"Hadirnya program ini tidak hanya memperkuat ekonomi desa, tapi juga menciptakan lapangan kerja dan mendorong kemandirian desa," jelasnya.
Ia menambahkan, keberadaan KMP tersebut akan berjalan berdampingan dengan koperasi yang telah ada sebelumnya.
"Jadi, tidak hanya bergerak di bidang simpan pinjam, melainkan juga menyediakan layanan sektor riil seperti kebutuhan pokok dan jasa," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah Lamongan Etik Sulistyani menyebutkan dari total 474 Kopdes Merah Putih yang terbentuk, sebanyak 221 unit bergerak di bidang perdagangan, 187 unit di bidang pertanian, 44 unit di sektor perikanan dan kelautan, serta 22 unit di sektor jasa.
"Seluruhnya siap beroperasi. Sebanyak 112 unit yang sudah memiliki kantor, 337 unit memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan 23 unit telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB)," katanya.
Ia menambahkan, salah satu koperasi yang telah beroperasi aktif adalah di Desa Kramat, Kecamatan Lamongan, yang bergerak di sektor pertanian. Selain itu, di Kelurahan Sidoharjo juga ada koperasi yang melakukan pengolahan sampah.
"Kami berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan kepada seluruh Kopdes Merah Putih, serta 1.840 koperasi yang ada di wilayah setempat," tambahnya.
Pewarta: Alimun KhakimEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026