Tulungagung, Jatim (ANTARA) - Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharuddin akan memimpin sementara pemerintahan daerah selama sepekan usai pelantikan Bupati-Wakil Bupati di Istana Negara, Jakarta, Kamis, menggantikan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wiobo yang saat ini mengikuti kegiatan retret kepala daerah.
"Selama seminggu ke depan, sementara Pak Wabup yang memimpin Tulungagung," kata Sekretaris Daerah Tulungagung, Tri Hariadi dikonfirmasi awak media di Tulungagung.
Retret yang berlangsung pada 21-28 Februari 2025 itu bertujuan memberikan orientasi, pembekalan, dan pelatihan bagi kepala daerah yang baru dilantik.
Kegiatan ini mencakup senam pagi, pelatihan kedisiplinan, pengarahan dari Presiden dan Wakil Presiden, serta materi terkait pencegahan korupsi, pertumbuhan ekonomi, hilirisasi, dan reformasi birokrasi.
Pelaksanaan retret dibagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama diikuti oleh 505 kepala daerah, sementara gelombang kedua akan diikuti oleh 40 kepala daerah yang masih menunggu putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait hasil Pilkada 2024.
"Setelah pulang dari Magelang, Pak Bupati yang akan kembali memimpin Tulungagung," kata Tri Hariadi.
Program retret kepala daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, bersama lebih dari 500 kepala daerah lainnya.
Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung itu dilaksanakan serentak bersama 959 kepala daerah terpilih lainnya.
Pelantikan secara serentak tersebut dilaksanakan berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 13 Tahun 2025 tentang Tata Cara Pelantikan Kepala dan Wakil Kepala Daerah.
Pada prosesi pelantikan ini, Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung terpilih mengawalinya dengan mengikuti kirab dari lapangan Monumen Nasional (Monas) menuju halaman Istana Merdeka.
Presiden Prabowo Subianto memimpin sumpah jabatan kepala daerah dan diikuti seluruh kepala daerah terlantik.
Keseluruhan prosesi pelantikan dan pengucapan sumpah jabatan tersebut berlangsung lancar dan khidmat.
Prosesi pelantikan itu diikuti total 961 kepala daerah yang terdiri atas 33 gubernur dan 33 wakil gubernur, 363 bupati dan 362 wakil bupati, kemudian 85 wali kota dan 85 wakil wali kota.
Mereka kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang dilantik serentak pada hari ini, merupakan yang bebas dari gugatan Mahkamah Konstitusi dan dismissal.
Usai dilantik, Kepala Daerah tersebut akan dijadwalkan untuk mengikuti retret pada tanggal 21- 28 Februari 2025 di Akmil, Magelang, Jawa Tengah, dengan materi terkait tugas fungsi Kepala Daerah serta program Astacita.