Ngawi (ANTARA) - Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Ngawi, Jawa Timur menduga jasad wanita yang ditemukan dalam koper merah di sekitar tempat pembuangan sampah di Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur adalah korban mutilasi dan pembunuhan.
"Korban mutilasi, mungkin saja. Namun kami masih menyelidiki kasus temuan ini lebih lanjut," ujar Kapolres Ngawi AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto di Ngawi, Jawa Timur, Kamis.
Menurutnya, dugaan itu melihat dari kondisi jasad korban yang saat ditemukan warga dalam keadaan tidak lengkap sebagian anggota tubuhnya.
"Hasil pemeriksaan luar, korban ini berjenis kelamin wanita, ada badan, tapi kepala tidak ada. Kemudian kaki kiri mulai pangkal paha tidak ada dan kaki kanan mulai lutut tidak ada," katanya kepada wartawan.
Pihaknya masih mendalami kasus tersebut lebih lanjut. Termasuk mencari bagian tubuh korban yang mungkin berada di sekitar lokasi penemuan.
Warga Desa Babadan, Kecamatan Kendal, Ngawi dihebohkan dengan temuan jasad wanita dalam koper pada Kamis.
Jasad wanita tersebut ditemukan warga berada dalam koper tertutup berwarna merah dan terbungkus seperti paket. Warga yang penasaran dengan koper tersebut lalu membukanya dan mendapati ada tubuh manusia hampir tanpa busana yang mulai membusuk. Warga lalu melapor ke Polsek Kendal.
Selain jasad dan koper merah, turut ditemukan seprai motif bergaris dan sepasang sandal wanita.
Polisi belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut tentang identitas korban karena jajaran Polres Ngawi masih mendalami kasus tersebut.