Surabaya (ANTARA) - Ketua Umum PP Muslimat Nahdlatul Ulama Khofifah Indar Parawansa meminta Pondok Pesantren Bustanul Ulum di Mlokorejo Kabupaten Jember, Jawa Timur, agar terus memberikan siraman keilmuan untuk santri dan masyarakat.
Lantaran tidak kunjung tersambung, maka santri tersebut dari Amerika Serikat ziarah dulu ke makam ulama dunia Syekh Jalaluddin Rumi di Turki. Usai ziarah, ternyata santri tersebut ditemui Syekh Jalaluddin Rumi dalam mimpinya, dan diberitahu bahwa Syekh Mehanna yang ia cari sedang berada di Indonesia daerah timur, di tempat yang penuh dengan cahaya dan penuh berkah.
"Kemudian santri ini bertanya kepada keluarga Syekh Mehanna dan benar bahwa Syekh Mehanna ada di Jawa Timur, Indonesia. Betapa bahwa Jawa Timur disebut tempat yang penuh berkah dan penuh cahaya," ujarnya.
Menurut dia, hal ini adalah isyarat. Termasuk sebuah pesan yang juga disampaikan oleh Syekh Afeefuddin Al Jailani, cicit Syekh Abdul Qadir Jailani, yang beberapa hari lalu juga berkunjung ke Jawa Timur. Syekh Afeefuddin, kata Khofifah, mengatakan bahwa banyak ulama dunia yang cinta Indonesia, cinta Jawa Timur.
"Syekh Afeefuddin berkata bahwa di Indonesia begitu banyak masyayikh, begitu banyak habaib. Meski ada diskursus tentang habaib yang benar benar asli atau bukan, namun saya mengajak jangan sampai hal ini mengurangi keta'dhiman kita pada dhuriyah Rasulullah," ujarnya.
"Semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT, dan seluruh yang ada di majelis ini mendapat syafaat Rasulullah SAW pada hari akhir,” kata Khofifah.
