Banyuwangi (ANTARA) - Pengamat Gunung Api di Pos Pengamatan Gunung Raung Api Raung Banyuwangi Burhan Alethea mengatakan gunung api yang terletak di antara Banyuwangi, Jember dan Bondowoso mengalami erupsi kecil dan mengeluarkan asap hitam dari puncak kawah.

"Tercatat mengalami erupsi kecil dua kali sejak Rabu (20/1), juga mengeluarkan asap hitam dari puncah kawah. Pada Rabu malam telah terjadi peningkatan kegempaan, dan pada Kamis pagi terjadi letusan dari puncak Gunung," katanya, saat dihubungi wartawan di Banyuwangi, Kamis.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), katanya, mencatat masih katagori erupsi kecil dan status Gunung Raung masih berada pada level I (normal).

Menurut Burhan, PVMBG saat ini terus melakukan evaluasi terhadap aktivitas Gunung Raung, dan tidak menutup kemungkinan statusnya dinaikkan apabila erupsi semakin besar.

Katanya, pihaknya mulai mengamati erupsi Gunung Raung mulai Kamis dini hari pukul 00:30 WIB, semula terjadi gempa tremor dan juga vulkanik dalam (VA).

"Kami amati hingga pagi, sekitar 32 kali terjadi kegempaan tremor. Terlihat jelas asapnya ke atas dengan ketinggian antara 100 hingga 400 meter dari puncak kawah," katanya.

Burhan mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di radius 2 kilomenter dari puncak Gunung Raung yang memiliki ketinggian 3.332 meter di atas permukaan laut (mdpl) tersebut. (*)

Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026