Kami lakukan tes usap keseluruhan dan hasilnya saya positif. Namun, alhamdulillah saya tidak mengalami gejala apapun dan sehat
Mojokerto (ANTARA) -
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari terkonfirmasi positif terpapar COVID-19 dan saat ini menjalani isolasi mandiri.
 
Informasi Wali Kota Mojokerto Ning Ita (sapaan akrab Ika Puspitasari) tersebut diungkapkan dalam video virtual dalam pelaksanaan pelantikan dan pengambilan sumpah atau janji pejabat pimpinan tinggi pertama, administrator, pengawas dan fungsional di Pendopo Rumah Rakyat, Selasa.
 
Dalam jumpa pers secara virtual, Ning Ita mengatakan jika dirinya dinyatakan positif terpapar COVID-19 pada Senin (28/12) setelah hasil swab test PCR menyatakan positif.
 
"Saya berinteraksi dengan banyak orang, saya juga rutin melakukan tes cepat dua minggu sekali dan kemarin hasilnya positif," katanya.

Baca juga: Bupati Situbondo merupakan kepala daerah kedua di Jatim meninggal karena COVID-19

Wali Kota Mojokerto Ning Ita merupakan kepala daerah kesekian di Jawa Timur yang terpapar virus corona (COVID-19). Sejumlah kepala daerah yang lebih dulu terpapar COVID-19, antara lain Plt. Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin (meninggal dunia), Bupati Situbondo Dadang Wigiarto (meninggal), Wakil Wali Kota Probolinggo Mochammad Soufis Subri (meninggal), Wali Kota Malang Sutiaji (sembuh), dan Bupati Jombang Mundjidah Wahab (sembuh).

Selain itu, Bupati Sumenep A. Busyro Karim dan Wabup Pamekasan Raja'e juga terinfeksi virus corona, serta Bupati Gresik Sambari Halim Radianto yang beberapa saat lalu juga mengumumkan dirinya terpapar COVID-19.

Baca juga: Diawali badan kurang fit, Bupati Gresik positif COVID-19
Baca juga: Wali Kota Malang Sutiaji positif terpapar COVID-19
 
Sebelum dinyatakan positif COVID-19, beberapa pegawai di ring satu yang bertugas di rumah dinas wali kota diketahui ada yang terpapar terlebih dahulu, sehingga Ning Ita melakukan tes usap secara bersama.
 
"Kami lakukan tes usap keseluruhan dan hasilnya saya positif. Namun, alhamdulillah saya tidak mengalami gejala apapun dan sehat," kata Wali Kota Mojokerto Ning Ita.

Baca juga: Bupati Sumenep dan Wabup Pamekasan terpapar COVID-19
 
Kini, dalam menjalankan tugas sebagai Wali Kota Mojokerto, ia melakukan secara virtual dengan mengisolasi mandiri di rumah.
 
"Tugas pemerintah masih bisa tetap saya kerjakan dengan cara seperti ini (virtual)," katanya.
 
Wali Kota Mojokerto Ning Ita mengaku dalam jangka dua hari ke depan akan melakukan uji usap ulang untuk bisa mengetahui kondisi dirinya."Semoga hasilnya bisa nonreaktif dan kembali normal," ucapnya.
 
Sementara itu, Jubir Satgas Penanganan COVID-19 Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo menjelaskan Senin (28/12), Ning Ita masih beraktivitas seperti biasa dan hari ini menjalani isolasi.
 
"Kemarin masih aktivitas. Ada banyak acara. Ada pertemuan dengan Forkopimda, dengan OPD. Ya aktivitas norma. Selama ini kan beliau aktif. Bahkan dari pagi sampai malam, rapat-rapat," urainya.
 
Gaguk menambahkan, Ning Ita tidak sampai menjalani perawatan di rumah sakit karena tanpa gejala. Namun, dia belum bisa memastikan tempat pimpinannya itu menjalani isolasi.
 
"Saya belum tahu, tadi hanya daring saja. Posisinya tidak menggambarkan di mana. Kalau sesuai revisi kelima peraturan Menkes, OTG 10 hari sudah bisa keluar dari masa isolasi tanpa harus dites uji usap ulang," katanya.


Pewarta: Indra Setiawan
Editor : Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026