Mojokerto (ANTARA) - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.
“Dalam rangka menjamin agar MBG ini bisa terlaksana sesuai niat baik Bapak Presiden untuk menyehatkan anak-anak Indonesia dan menciptakan generasi emas, SPPG yang bertugas menyiapkan MBG harus memenuhi standar kelayakan operasional," kata Ning Ita sapaan akrabnya, di sela meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wates, Kecamatan Magersari, Kamis.
Ia mengapresiasi langkah SPPG Wates yang telah mengikuti arahan tim verifikasi untuk melakukan relokasi dapur agar seluruh standar operasional dapat terpenuhi secara maksimal.
Lebih lanjut, Ning Ita menyampaikan untuk menjaga kualitas makanan yang disajikan, jumlah SPPG di Kota Mojokerto semula 17 menjadi 28 SPPG dengan kapasitas 2.500 penerima manfaat.
"Mari kita jaga bersama-sama dan kita awasi bersama,” ucapnya.
Ning Ita mengatakan bahwa program MBG juga ditautkan dengan berbagai program prioritas nasional lain, seperti Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan program ketahanan pangan.
"Integrasi tersebut diharapkan mampu membangun sirkular ekonomi di tingkat kelurahan dan desa," katanya.
Ia mengatakan SPPG diharapkan bersinergi dengan Koperasi Merah Putih yang akan bekerja sama dengan kelompok tani, kelompok budi daya ikan, hingga peternak lokal untuk menyuplai kebutuhan bahan pangan.
“Kalau program-program ini saling bertautan, akan terbentuk sirkular ekonomi di masing-masing wilayah terkecil," ujarnya.
Pewarta: Indra SetiawanEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.