Pemkot Malang siapkan fasilitas keberangkatan jamaah calon haji

id Pemkot Malang,Fasilitas Haji,Haji Kota Malang,Kota Malang,Bus Gratis Haji,Sofyan Edi Jarwoko

Pemkot Malang siapkan fasilitas keberangkatan jamaah calon haji

Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko (kedua dari kiri). (Vicki Febrianto)

Kami menyiapkan fasilitas untuk keberangkatan Jamaah Calon Haji dari Kota Malang, sudah disiapkan bus

Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Pemerintah Kota Malang menyiapkan fasilitas kepada jamaah calon haji (JCH) asal Kota Malang, Jawa Timur, yang diharapkan bisa mempermudah proses keberangkatan maupun kepulangan para jamaah.

Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko mengatakan bahwa, untuk memfasilitasi para jamaah calon haji asal Kota Malang yang akan berangkat pada 11 Juli 2019, pihaknya sudah menyiapkan sebanyak 28 bus dan tiga unit truk berkapasitas besar.

"Kami menyiapkan fasilitas untuk keberangkatan Jamaah Calon Haji dari Kota Malang, sudah disiapkan bus," kata Sofyan Edi, di Balai Kota Malang, Jawa Timur, Senin.

Sofyan Edi menjelaskan, jamaah calon haji asal Kota Malang terbagi dalam tiga kloter yakni kloter 15, 16, dan 17 dengan jumlah keseluruhan mencapai 1.352 orang jamaah dan akan diberangkatkan pada pekan ini dari Lapangan Rampal, Kota Malang.

Berdasarkan data dari Pemerintah Kota Malang, untuk keberangkatan kloter 15 dan 16 kurang lebih pukul 07.00 WIB, akan mempergunakan 20 bus, dan tujuh lainnya akan dipergunakan oleh kloter 17 pada hari yang sama. Satu bus lainnya disiapkan untuk kloter 83 yang akan berangkat pada 3 Agustus 2019.

Sementara untuk kepulangan pada Agustus dan September 2019, Pemerintah Kota Malang akan menyiapkan sebanyak 35 bus untuk memfasilitasi para jamaah. Selain fasilitas berupa bus gratis itu, juga disiapkan tiga truk berkapasitas besar untuk mengangkut koper jamaah, baik untuk keberangkatan maupun kepulangan.

Rencananya, pada 11 Juli 2019, kloter 15, 16, dan 17 tersebut akan diberangkatkan menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya, dan menginap selama satu malam. Keesokan harinya, atau pada 12 Juli 2019, jamaah akan diberangkatkan ke Madinah, Arab Saudi.

"Pesan kepada para jamaah, ayo turut mendoakan semoga Indonesia menjadi bangsa yang tetap utuh dalam wadah NKRI, terus membina kerukunan," ujar Sofyan Edi.

Provinsi Jawa Timur mendapatkan kuota haji kurang lebih sebanyak 35.270 orang, dari total kuota sebanyak 231.000 orang, untuk seluruh wilayah Indonesia. Dari total kuota tersebut, dibagi menjadi 529 kloter dalam dua gelombang penerbangan.

Gelombang pertama akan diterbangkan ke Madinah 6-19 Juli 2019, dan gelombang kedua akan diberangkatkan ke Jeddah 20 Juli-5 Agustus 2019. (*)

Pewarta :
Editor: Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar