KPU Magetan temukan ribuan surat suara rusak

id Pelipatan surat suara,KPU Magetan,Pemilu 2019,pemilu legislatif,Pemilihan presiden,surat suara rusak

KPU Magetan temukan ribuan surat suara rusak

Ilustrasi - Pekerja menyortir dan melipat surat suara pemilu 2019 di Gedung Pertemuan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Madiun, Jawa Timur, Senin (4/3/2019). KPU Kota Madiun mengerahkan 51 orang pekerja untuk menyortir dan melipat 752.460 surat suara pemilu presiden dan wakil presiden, anggota DPD, DPR, DPRD provinsi dan DPRD Kota yang diperkirakan selesai dalam waktu 14 hari. (Antara Jatim/Siswowidodo)

Kerusakan sementara ini ditemukan pada surat suara pemilu legislatif, karena selama dua pekan surat suara DPR dan DPRD yang disortir
Magetan (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Magetan menemukan ribuan lembar surat suara yang akan digunakan untuk Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif tahun 2019 dalam keadaan rusak.

Ketua KPU Kabupaten Magetan Poppy MS Putranto di Magetan, Jumat, mengatakan, temuan surat suara tersebut diketahui saat petugas KPU bersama pekerja yang disewa melakukan proses sortir dan pelipatan surat suara.

"Hasilnya ada ribuan surat suara Pemilu 2019 untuk daerah Magetan yang ditemukan rusak," ujar Poppy kepada wartawan.

Data KPU Magetan mencatat, jumlah surat suara rusak untuk DPRD Kabupaten Magetan mencapai 1.000 lembar. Sedangkan surat suara rusak untuk DPRD Provinsi Jawa Timur mencapai 891 lembar.

Menurut dia, kerusakan tersebut umumnya karena cetakan tidak simetris, adanya bercak noda pada foto, berlubang, dan juga sobek.

"Kerusakan sementara ini ditemukan pada surat suara pemilu legislatif, karena selama dua pekan surat suara DPR dan DPRD yang disortir," katanya.

Ia menjelaskan, meski terdapat surat suara yang rusak hingga ribuan lembar, namun hal tersebut masih wajar. Itu karena surat suara yang rusak masih bisa tercukupi dengan kelebihan dua persen surat suara yang ada.

Saat ini proses sortir dan pelipatan surat suara untuk DPR RI, DPRD Jawa Timur, dan DPRD Magetan telah selesai dilakukan. Pihaknya juga segera membuat laporan ke KPU RI tentang total surat suara yang rusak ataupun kurang.

Selanjutnya, para pekerja akan melakukan proses sortir dan pelipatan untuk surat suara DPD dan pemilihan presiden. (*)
Pewarta :
Editor: Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar