Pemkot Surabaya Beri Bantuan Kursi Roda Penerima Beasiswa Generasi Emas

id beasiswa generasi emas,kursi roda,pemkot surabaya,dinas pendidikan,antaranews jatim,Avatachia Berliana Setiawan

Pemkot Surabaya Beri Bantuan  Kursi Roda Penerima Beasiswa Generasi Emas

Kepala Dinas Pendidikan Surabaya M. Ikhsan saat memberikan bantuan kepada seorang penerima penerima beasiswa generasi emas, Avatachia Berliana Setiawan, mahasiswi semeter 1 jurusan Agroteknologi Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jatim berupa sepatu roda. Bantuan kursi roda diberikan di sela-sela acara pembekalan kepada seluruh mahasiswa penerima generasi emas di SMPN 13 Surabaya, Sabtu.  (Abdul Hakim)

Tak disangka saya mendapatkan bantuan kursi roda dari Pemkot Surabaya
Surabaya (Antaranews Jatim) - Pemerintah Kota Surabaya memberikan bantuan kepada seorang penerima penerima beasiswa generasi emas, Avatachia Berliana Setiawan, mahasiswi semeter 1 jurusan Agroteknologi Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jatim berupa sepatu roda.
     
"Tak disangka saya mendapatkan bantuan kursi roda dari Pemkot Surabaya," kata Avatachia Berliana Setiawan yang menderita lumpuh usai menerima bantuan kursi roda dari Pemerintah Kota Surabaya di sela-sela acara pembekalan kepada seluruh mahasiswa penerima generasi emas di SMPN 13 Surabaya, Sabtu. 
     
Berliana menuturkan sebagai penerima beasiswa generasi emas, ia akan berupaya semaksimal mungkin dalam menuntaskan perkuliahan yang dibiayai Pemkot Surabaya dengan tepat waktu. 
     
"Program beasiswa ini sangat membantu warga Surabaya dalam meraih pendidikan yang lebih tinggi, terutama menggapai masa depan yang gemilang," ujarnya.
     
Kepala Dinas Pendidikan Surabaya M. Ikhsan mengatakan beasiswa generasi emas diberikan kepada warga Surabaya yang berstatus mahasiswa. Penerima adalah mahasiswa yang memiliki kecerdasan dan bakat istimewa dari keluarga kurang mampu yang telah diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
     
"Tahun ini ada 478 generasi emas," kata Ikhsan saat memberikan pembekalan kepada penerima generasi emas.
     
Menurut dia, 478 generasi emas tersebut sebelumnya telah terdaftar sebagai mahasiswa di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Surabaya di antaranya Universitas Airlangga (Unair), Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA), PPNS, PENS, UIN Malang, STAN, serta Poltekes Kemenkes.
     
Pada kesempatan itu, Ikhsan berpesan agar para penerima beasiswa berkuliah dengan rajin serta membulatkan tekad untuk lulus lebih cepat, atau lulus tepat waktu. 
     
Menurutnya, dengan lulus D3 atau S1, nilai tawar generasi emas lebih bagus saat mencari kerja, dibanding hanya lulusan SMA. "Bu wali kota ingin kalian selesai kuliah tepat waktu. Karena ini untuk memutus rantai kemiskinan," katanya.
     
Ikhsan mengatakan Pemkot Surabaya akan menanggung biaya pendidikan para generasi emas. Selain itu, mereka juga menerima uang saku dan biaya kebutuhan pendidikan. 
     
"Tugas utama kalian adalah berkuliah. Saya harap nilainya bagus-bagus dan lulus tepat waktu," katanya. (*)
Pewarta :
Editor: Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar