Mentan Targetkan Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera Sasar 14.029 RTM di Lumajang

id menteri pertanian,program bekerja,kabupaten lumajang

Mentan Targetkan Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera Sasar 14.029 RTM di Lumajang

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (tengah) melihat kandang ayam yang merupakan paket bantuan program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera di Lumajang (Foto Humas Kementan)

Membunuh kemiskinan atau mematikan kemiskinan dengan cara bekerja, bekerja, dan bekerja, sehingga angka kemiskinan di Lumajang dapat berkurang,
Lumajang (Antaranews Jatim) - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menargetkan program "Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera" atau "Bekerja" menyasar 14.029 rumah tangga miskin (RTM) di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

"Kami berharap melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dengan program `Bekerja` Kementan diharapkan akan ada kebangkitan ekonomi di level masyarakat prasejahtera yang berkelanjutan," katanya di Lumajang, Kamis.

Berdasarkan data dari Kemensos dan BKKBN tercatat sebanyak 132.696 rumah tangga di Kabupaten Lumajang masuk kategori prasejahtera atau miskin, sedangkan RTM yang bergerak di bidang pertanian sebanyak 63.510 keluarga miskin yakni 48 persen dari total rumah tangga prasejahtera yang tersebar 36 desa di tiga kecamatan.

Kemiskinan juga menjadi salah satu masalah sosial di Kabupaten Lumajang yang merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Timur yang belum terlepas dari masalah kemiskinan, sebagai dampak dari banyaknya angka pengangguran dan minimnya pendapatan.

Program "Bekerja" merupakan upaya Kementan untuk mengurangi kemiskinan di tanah air berbasis pertanian dengan tiga tahapan, jangka pendek, menengah, dan panjang. Pada tahun 2018, Kementan menargetkan program "Bekerja" dapat dilaksanakan di 10 provinsi, 776 desa dan 200.000 RTM.

Selain bantuan komoditas peternakan (ayam dan kambing), Kementan juga memberikan bantuan berupa bibit komoditas hortikultura (bibit pohon mangga dan paket aneka sayuran).

"Ayam sangat memiliki potensi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat karena pemberian bantuan bibit ayam kepada keluarga miskin sebanyak 600.000 ekor sesuai perintah Presiden Joko Widodo," tuturnya.

Ia berharap masyarakat dapat merawat ayam-ayam tersebut dengan baik, sehingga mendapatkan hasil yang maksimal dan dengan waktu empat bulan usai pemberian bantuan itu diharapkan sudah ada peningkatan kesejahteraan masyarakat di Lumajang.

"Membunuh kemiskinan atau mematikan kemiskinan dengan cara bekerja, bekerja, dan bekerja, sehingga angka kemiskinan di Lumajang dapat berkurang," katanya.

Pada saat peluncuran program "Bekerja" di Lumajang, Menteri Pertanian menyerahkan langsung bantuan kepada masyarakat yang meliputi 500 benih pohon manga Arumanis, kemudian 1.900 batang dalam polybag aneka sayuran, 1.000 ekor ayam yang diberikan kepada 20 RTM dan 10 ekor kambing yang diberikan kepada 10 RTM, selanjutnya 20 kandang ayam dilengkapi dengan bantuan pakan selama 6 bulan.

Sementara Plt Bupati Lumajang dr Buntaran Supriyanto menyatakan kesiapan Pemkab Lumajang untuk mengawal seluruh program dan mendukung seluruh program Kementerian Pertanian.

"Kabupaten Lumajang sudah memiliki berbagai macam produk unggulan pertanian, perkebunan, dan peternakan yang dapat mendorong nawa cita Presiden Joko Widodo," ujarnya.(*)
Pewarta :
Editor: Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar