Jember (Antara Jatim) - Dinas Perindustrian, Perdagangan (Disperindag) dan ESDM Kabupaten Jember, Jawa Timur memberikan pelatihan kerja kepada masyarakat di bidang otomotif sepeda motor dan las selama sepekan, 21-26 November 2016.
"Keterampilan yang diberikan meliputi bidang otomotif jurusan sepeda motor dan mekanikal logam berupa keterampilan las dengan instruktur yang memandu berasal dari Balai Latihan Kerja Unit Pelaksana Teknis Disnakertrans Jawa Timur," kata Kepala Bidang Perindustrian Disperindag dan ESDM Jember Nanis Prihatin di Jember, Rabu.
Menurutnya jumlah peserta yang mengikuti pelatihan sebanyak 40 orang yang dibagi menjadi dua pelatihan yakni otomatif dan mekanik, sehingga puluhan warga Jember itu akan mendapatkan pelatihan dari para instrukstur di BLK.
"Kami sudah bekerja sama dengan pihak BLK UPT Disnakertrans Jatim sejak lama untuk memberikan pelatihan-pelatihan yang sudah terjadwal dalam program Disperindag Jember, sehingga warga yang mengikuti pelatihan mendapatkan keterampilan untuk membuka usaha sesuai bakatnya," tuturnya.
Ia menjelaskan keterampilan yang didapatkan warga tersebut diharapkan dapat membuka peluang usaha seperti bengkel sepeda motor dan keterampilan mengelas, namun pihaknya tidak memberikan bantuan peralatan bagi peserta pelatihan kerja.
"Mereka bisa mengajukan bantuan peralatan, namun melalui kelompok usaha bersama karena dalam program pelatihan kerja tidak ada program bantuan peralatan," katanya.
Para peserta tidak dibebankan biaya alias gratis untuk mengikuti pelatihan tersebut dan mereka selain memperoleh ilmu, juga mendapatkan uang saku dan akomodasi selama pelatihan secara cuma-cuma yang sudah disediakan oleh Disperindag dan ESDM Jember.
Sementara salah satu peserta pelatihan otomotif Suprianto (40) warga Kecamatan Mayang mengaku senang mengikuti pelatihan otomotif tersebut karena dengan mengikuti pelatihan otomotif sepeda motor dapat memberinya ilmu tambahan yang akan berguna kemudian hari.
"Alhamdulillah dengan ikut pelatihan di BLK dapat memberi ilmu tentang perbengkelan terutama mesin sepeda motor, sehingga menambah wawasan saya yang selama ini bekerja di bengkel," katanya.
Ia berencana membuka bengkel sendiri di rumahnya dan berharap pemerintah memberikan pelatihan otomatif secara berkesinambungan, sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat Jember.(*)
